Contoh Soal Rasio Ketergantungan

Contoh Soal Rasio Ketergantungan

sebutkan dan jelaskan apa yang dimaksud dengan rasio ketergantungan disertai dengan contoh

Daftar Isi

1. sebutkan dan jelaskan apa yang dimaksud dengan rasio ketergantungan disertai dengan contoh


Rasio ketergantungan (depedency ratio) atau angka beban ketergantungan adalah suatu angka yang menunjukkan besar beban tanggungan kelompok usia produktif atas penduduk usia nonproduktif.
contoh:
Data penduduk negara Y tahun 2006, jumlah anak nonproduktif 50%, jumlah nonproduktif tua 10 %, dan jumlah usia produktif 40%.

angka ketergantungan=(50+10):40 x 100=150

Ini berarti setiap 100 orang penduduk yang produktif, harus menanggung beban 150 orang penduduk nonproduktif. Jadi, semakin besar pembilang (orang-orang yang tidak menghasilkan) makin besarlah angka ketergantungan ini. Makin besar angka ketergantungan, makin besar pula beban tanggungan suatu negara.







2. Ketergantungan rasio adalah


ketergantungan rasio adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas di bandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun.perbandingan jumlah penduduk produktif

3. Hubungan antara angkatan kerja dan Rasio ketergantungan adalah a angkatan kerja yang ada selalu lebih rendah daripada Rasio ketergantungan nya B angkatan kerja yang ada selalu lebih tinggi daripada Rasio ketergantungan Nya c angkatan kerja yang dan Rasio ketergantungan d makin tinggi angkatan kerja maka makin rendah ketergantungan e makin tinggi angkatan kerja maka makin tinggi ketergantungan ​


Jawaban:

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio ketergantungan, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan tingkat pendidikan terhadap produktivitas tenaga kerja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel di 33 Provinsi di Indonesia tahun 2006-2012. Transisi demografi menyebabkan perubahan struktur usia penduduk yang besar pada usia produktif. Besarnya jumlah penduduk usia produktif mengarah pada semakin rendahnya rasio ketergantungan muda, meningkatnya rasio ketergantungan tua, dan bertambahnya tingkat partisipasi angkatan kerja yang dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Besarnya jumlah penduduk usia produktif jika diikuti dengan peningkatan tingkat pendidikan akan dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Hasil penelitian menggunakan metode Fixed Effect menunjukkan bahwa rasio ketergantungan muda dan tingkat partisipasi angkatan kerja berhubungan negatif signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, sedangkan rasio ketergantungan tua dan tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap produktivitas tenaga kerja di Indonesia.

Penjelasan:

SORRY KLO SLH


4. rasio ketergantungan tinggi apabila​


jumlah penduduk disuatu negara semakin meningkat


5. apa pengertian rasio ketergantungan?


Rasio ketergantungan adalah angka yang menunjukan banyaknya penduduk non produktif dengan penduduk produktif

6. Hubungan antara angkatan kerja dan rasio ketergantungan adalah….


Jawaban:

Hubungan antara angkatan kerja dan Rasio ketergantungan adalah a angkatan kerja yang ada selalu lebih rendah daripada Rasio ketergantungan nya B angkatan kerja yang ada selalu lebih tinggi daripada Rasio ketergantungan Nya c angkatan kerja yang dan Rasio ketergantungan d makin tinggi angkatan kerja maka makin rendah.


7. mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


gara gara negarae elek

8. apa yg dimaksud rasio ketergantungan ekonomi ?


untuk memswasba perekonomian indonesia dlm hal peningktan etos kerja supaya manusia bisa di lihat dari rasio ekonominy
mff klau slh

9. Rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah...


jawaban : antara jumlah penduduk belum produksi dengan penduduk produktifantara penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas, Dan keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja(0-14 usia belum produktif dan 65 tahun keatas sudah tidak produktif lagi) ,dibandingkan dengan jumlah pendduk usia 15-64 tahun adalah angkatan kerja

10. rumus rasio beban ketergantungan


kalau gk salah...nilai non produsen/nilai produsen ×100

11. Rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah dengan apa


perbandingan antara jumlah penduduk yang berasal dari penduduk usia muda

soory kalau salah

12. apakah yang dimaksud dengan rasio ketergantungan


perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun.

13. Berikan contoh soal dan pembahasannya dari berbagai sumber minimal masing-masing 3 soal dan pembahasan sek rasio, angka ketergantungan, pertumbuhan penduduk alami, pertumbuhan penduduk total .​


Jawaban:

tak ada lagi sesuatu yg ini aja la say that is not dan we can meet up the best ya dek di


14. rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah


perbandingan antara jumlah perempuan dan laki laki yang tinggal di suatu negara

15. mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


karena manusia adalah makhluk sosial yg membutuhkan bantuan orang lain

16. mengapa rasio ketergantungan dinegara berkembang


Biasanya karena tingkat kemiskinannya di negara tersebut besar

17. rasio ketergantungan tinggi apabila:


JAWABAN

Rasio ketergantungan tinggi apabila jumlah penduduk nonproduktif yang ditanggung oleh penduduk produktif adalah tinggi (tanggungan penduduk produktif lebih dari 100 penduduk nonproduktif).

Rasio ketergantungan menggambarkan seberapa banyak tanggungan penduduk nonproduktif oleh penduduk produktif.

________________DETAIL JAWABAN

Mapel : Geografi

Kelas : 11

Materi : Antroposfer

Kode : 5


18. mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


Hal tersebut disebabkan karena tingginya angka kelahiran (penduduk usia muda) dalam negara berkembang. mereka belum dapat hidup secara independen, dan masih bergantung kepada penduduk usia kerja/produktif.


19. mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


karena tingkat penganggurannya juga tinggi

20. jelaskan rasio ketergantungan penduduk!


Perbandingan jumlah ketergantungan penduduk non produktif terhadap penduduk produktif

21. Mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


Rasio angka ketergantungan di Negara berkembang cukup tinggi. Hal tersebut terjadi karena tanggungan penduduk usia produktif terhadap penduduk belum/tidak produktif sangat tinggi. Angka ketergantungan yang tinggi ini menyebabkan kesejahteraan penduduk rendah. Rasio angka ketergantungan yang tinggi ini umum terjadi di Negara berkembang termasuk Indonesia.

Penduduk usia produktif adalah mereka yang berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun (disebut angkatan kerja). Sementara usia yang belum produktif adalah mereka yang berada pada rentang usia 0 hingga 14 tahun. Adapun usia yang tidak produktif adalah mereka yang berada pada usia di atas 65 tahun.

Untuk lebih memahami materi ini, silahkan simak penjelasan lebih lanjut pada tautan berikut: 

angka ketergantungan negara maju brainly.co.id/tugas/13462717
sebutkan masing-masing tiga negara berkembang di benua asia afrika amerika dan eropa brainly.co.id/tugas/3133894

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Kode Soal   : -
Kelas           : IX (3 SMP)

Pelajaran    :  IPS
Kategori      : Negara Maju & Berkembang
Kata Kunci  : Rasio, Ketergantungan, Tugas IPS

22. berdasarkan tabel di atas, kesimpula yang dapat disajikan adalah....A. rasio ketergantungan kecil,sehingga beban penduduk produktif lebih ringan.B. rasio ketergantungan besar, sehingga beban penduduk produktif lebih besar.C. rasio ketergantungan sama, sehingga beban penduduk produktif seimbang.D. rasio ketergantungan tidak ada, sehingga beban penduduk produktif tidak ada..​


Jawaban:

jawabannya adallah a semoga membantu


23. Hubungan antara angkatan kerja dan rasio ketergantungan adalah?


Jawaban:

makin tinggi angkatan kerja, makin tinggi

Sebagian beasar pertumbuhan penduduk dunia-97%nya berasal dari Negara-negara dunia ketiga. Sejak abad kedua puluh, sebagian besar permasalahan yang menimbulkan gejolak resiko kehilangan nyawa serta lonjakan kematian manusia besar-besaran telah dapat diatasi oleh kemajuan teknologi dan perkembangan ekonomi. Konsekuensinya, tingkat kematian menurun begitu cepat hingga mencapai titik yang terendah sepanjang sejarah manusia. Penurunan angka mortalitas disebabkan oleh kemajuan teknologi di bidang kedokteran. Pertumbuhan penduduk yang begitu pesat dewasa ini disebabkan oleh cepatnya transisi yang melanda kecenderungan penduduk dunia. Yakni, yang semula memiliki angka kematian dan angka kelahiran yang tinggi menjadi angka kematian yang rtendah namun angka kelahiran tetap tinggi.Tingkat pertambahan penduduk dihitung berdasarkan persentase kenaikan relative atau persentase penurunan relative dari jumlah penduduk neto per tahun yang bersumber dari pertambahan alami danmigrasi internasional neto. Pertambahan alami adalah selisih antara jumlah kelahiran dengan jumlah kematian di suatu Negara (selisih antara fertilitas dengan mortalitas). Migrasi internasional neto adalah selisih antara jumlah penduduk yang beremigrasi dengan yang berimigrasi. Laju pertumbuhan penduduk Negara dunnia ketiga hamper sepenuhnya dihitung berdasarkan angka pertambahan alami.Total tingkat fertilitas atau total fertility rate adalah rata-rata jumlah anak yang akan dimiliki seorang wanita dengan mengasumsikan bahwa tingkat kelahiran saat ini tetap konstan selama masa produktif wanita tersebut.Penyebab utama perbedaan laju pertumbuhan penduduk antara Negara-negara maju dan Negara-negara berkembang bertumpu pada perbedaan tingkat kelahiran. Kesenjangan tingkat kematian antara Negara-negara maju dan berkembang semakin lama semakin kecil. Penyebab utamanya adalah membaiknya kondisi kesehatan di seluruh Negara-negara dunia ketiga. Bagi kebanyakan Negara berkembang, tingkat kematian bayi telah mengalami penurunan besar selama beberapa decade terakhir sehingga harapan hidup menjadi lebih lama.

ketergantungan pemuda yakni perbandingan antara pemuda berusia di bawah 15 tahun yang belum berpenghasilan dengan orang dewasa yang produktif berusia 15-65 tahun sangat tinggi di Negara dunia ketiga. Angkatan kerja di Negara sedang berkembang harus menanggung beban hidup anak-anak mereka yang besarnya hamper dua kali lipat dibandingkan dengan angkatan kerja di Negara-negara kaya. Semakin cepat laju pertumbuhan penduduk maka akan semakin besar pula proporsi penduduk berusia muda yang belum produktif dalam populasi total, dan semakin berat pula beban tanggungan penduduk yang produktif. Fenomena inilah yang disebut momentum pertumbuhan populasi/penduduk tersembunyi (hidden momentum of population growth).

Penjelasan:

maaf kalau salah:)


24. Apa yang dimaksud dengan rasio beban ketergantungan


perbandingan antara jumlah penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja)

25. apa yang dimaksud rasio ketergantungan ??


Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yakni Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua.

26. mengapa rasio ketergantungan dinegara berkembang tinggi


karna banyaknya penduduk non produktif di negara berkembang


27. Rasio beban ketergantungan bagi negara maju adalah?


Definisi
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yakni Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua.

28. interpretasi rasio ketergantungan adalh​


Pilihan jawaban yang tepat untuk soal nomor 14 adalah pilihan jawaban C.

PEMBAHASAN

Untuk mengetahui jawabannya, materi yang perlu dikuasai adalah:

Pengertian rasio ketergantungan

  Rasio ketergantungan adalah angka yang menunjukkan berapa banyak jumlah penduduk nonproduktif yang ditanggung oleh setiap 100 penduduk produktif suatu populasi.

 Penduduk produktif adalah penduduk usia kerja, yaitu 15-64 tahun.  Penduduk nonproduktif adalah penduduk bukan usia kerja. Penduduk nonproduktif terbagi menjadi dua, yaitu penduduk muda (usia 0-14 tahun) dan penduduk lansia (usia ≥ 65 tahun).

Rumus rasio ketergantungan

  Rumus untuk mengetahui rasio ketergantungan adalah sebagai berikut.

ABT =  Pn / Pp

dengan,

 ABT = Angka beban tanggungan/rasio ketergantungan  Pn    = Jumlah penduduk nonproduktif  Pp    = Jumlah penduduk produktif

Penyelesaian soal

Diketahui,

Pn = 421.602 jiwa

Pp = 1.022.600 jiwa

Ditanya,

ABT/Rasio ketergantungannya ialah?

Jawab:

ABT =  Pn / Pp

ABT =  421.602 / 1.022.600

ABT = 0,41

ABT = 41/100

Interpretasi hasil jawaban

  Apakah kamu tahu maksud dari ABT = 41/100? Hasil jawaban tersebut berarti bahwa setiap 100 orang berusia produktif menanggung 41 orang yang nonproduktif. Coba perhatikan kembali pengertian rasio ketergantungan yang telah ditulis di atas.

  Angka 41 adalah angka yang menunjukkan jumlah penduduk nonproduktif yang ditanggung oleh setiap 100 penduduk produktif. Dengan demikian, jawaban untuk soal nomor 14 adalah C.

PELAJARI LEBIH LANJUT

Contoh soal serupa: brainly.co.id/tugas/23044242

_______________DETAIL JAWABAN

Mapel : Geografi

Kelas : 11

Materi : Dinamika kependudukan Indonesia

Kode Kategorisasi : 11.8.5

Kata Kunci : Rasio ketergantungan, angka beban tanggungan


29. rasio ketergantungan tinggi apabila?​


Beban angka ketergantungan juga tinggi.


30. Dari data dari tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa.. a.) rasio ketergantungan tahun 2000 lebih kecil daripada tahun 2005 b.) rasio ketergantungan tahun 2000 lebih besar daripada tahun 2005 c.) rasio ketergantungan keduanya dibawah 70 d.) rasio ketergantungan keduanya dibawah 90


b).rasio ketergantungan tahun 2000 lebih besar dari pada tahun 2015

31. rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah?


kalau gk salah adalah perbandingan jumlah manusia yg produktif dan tidak produktifPerbandingan manusia yang produktif dengan yang sudah tidak produktif

32. ^*mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi?


Karena negara berkembang belum bisa menguasai IPTEK seperti yg telah dilakukan oleh negara maju (negara yg terlebih dahulu menguasai IPTEK ketika ada revolusi industri)

33. kondisi rasio ketergantungan di negara maju yaitu


Kondisi rasio ketergantungan di negara maju yaitu rendah.rendah.
mf lau salah.

34. 4. Hubungan antara angkatan kerja dan rasio ketergantungan digambarkan sebagai berikut....A. makin tinggi angkatan kerja, makin tinggiketergantunganB. makin tinggi angkatan kerja, makin rendahketergantunganC. angkatan kerja dan rasio ketergantungansebandingD. angkatan kerja yang ada selalu lebih rendahdari rasio ketergantungannyaE. angkatan kerja yang ada selalu lebih tinggidari rasio ketergantungannya​


Jawaban:

4. A

maaf kalo salah

semoga membantu


35. mengapa rasio ketergantungan di negara berkembang tinggi


Karena masyarat di negara berkembang masih sangat bergantung pada alam, sedangkan masyarakat di negara maju lebih bergantung pada perindustriankarena masyarakatnya berkembang dengan pesat

36. rasio ketergantungan 117 berarti?


setiap 1 penduduk produktif menanggung 117 penduduk non produktif

37. Rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah......


penduduk umur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun ke atas (keduanya disebut dengan bukan angkatan kerja) dibandingkan dengan jumlah pendduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja).

38. rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah?....


perbandingan antara jumlah anggota keluarga yang mengalami pengangguran dan yang bekerja/tidak penganguran

39. HUBUNGAN ANTARA ANGKATAN KERJA DAN RASIO KETERGANTUNGAN ADALAH....


Sebagian beasar pertumbuhan penduduk dunia-97%nya berasal dari Negara-negara dunia ketiga. Sejak abad kedua puluh, sebagian besar permasalahan yang menimbulkan gejolak resiko kehilangan nyawa serta lonjakan kematian manusia besar-besaran telah dapat diatasi oleh kemajuan teknologi dan perkembangan ekonomi. Konsekuensinya, tingkat kematian menurun begitu cepat hingga mencapai titik yang terendah sepanjang sejarah manusia. Penurunan angka mortalitas disebabkan oleh kemajuan teknologi di bidang kedokteran. Pertumbuhan penduduk yang begitu pesat dewasa ini disebabkan oleh cepatnya transisi yang melanda kecenderungan penduduk dunia. Yakni, yang semula memiliki angka kematian dan angka kelahiran yang tinggi menjadi angka kematian yang rtendah namun angka kelahiran tetap tinggi.Tingkat pertambahan penduduk dihitung berdasarkan persentase kenaikan relative atau persentase penurunan relative dari jumlah penduduk neto per tahun yang bersumber dari pertambahan alami danmigrasi internasional neto. Pertambahan alami adalah selisih antara jumlah kelahiran dengan jumlah kematian di suatu Negara (selisih antara fertilitas dengan mortalitas). Migrasi internasional neto adalah selisih antara jumlah penduduk yang beremigrasi dengan yang berimigrasi. Laju pertumbuhan penduduk Negara dunnia ketiga hamper sepenuhnya dihitung berdasarkan angka pertambahan alami.Total tingkat fertilitas atau total fertility rate adalah rata-rata jumlah anak yang akan dimiliki seorang wanita dengan mengasumsikan bahwa tingkat kelahiran saat ini tetap konstan selama masa produktif wanita tersebut.Penyebab utama perbedaan laju pertumbuhan penduduk antara Negara-negara maju dan Negara-negara berkembang bertumpu pada perbedaan tingkat kelahiran. Kesenjangan tingkat kematian antara Negara-negara maju dan berkembang semakin lama semakin kecil. Penyebab utamanya adalah membaiknya kondisi kesehatan di seluruh Negara-negara dunia ketiga. Bagi kebanyakan Negara berkembang, tingkat kematian bayi telah mengalami penurunan besar selama beberapa decade terakhir sehingga harapan hidup menjadi lebih lama.SUMBER:BUKU PERTUMBUHAN EKONOMIRasio ketergantungan pemuda yakni perbandingan antara pemuda berusia di bawah 15 tahun yang belum berpenghasilan dengan orang dewasa yang produktif berusia 15-65 tahun sangat tinggi di Negara dunia ketiga. Angkatan kerja di Negara sedang berkembang harus menanggung beban hidup anak-anak mereka yang besarnya hamper dua kali lipat dibandingkan dengan angkatan kerja di Negara-negara kaya. Semakin cepat laju pertumbuhan penduduk maka akan semakin besar pula proporsi penduduk berusia muda yang belum produktif dalam populasi total, dan semakin berat pula beban tanggungan penduduk yang produktif. Fenomena inilah yang disebut momentum pertumbuhan populasi/penduduk tersembunyi (hidden momentum of population growth).

40. rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah....


perbandingan antara jumlah penduduk yang berasal dari penduduk usia muda yang belum produktif (belum bekerja) dan penduduk yang sudah tidak produktif lagi yang harus di tanggung oleh penduduk usia dewasa (usia produktif)perbandingan antara jumlah penduduk nonproduktif (0 - 14 tahun dan penduduk usia 65 tahun ke atas) dengan penduduk produktif ( 15 - 64 tahun )

Video Terkait

Kategori ips