contoh soal rekonsiliasi fiskal dan koreksi fiskal
1. contoh soal rekonsiliasi fiskal dan koreksi fiskal
coba cari fi internet yg pdf ny..
2. akun apa saja yang dapat masuk ke akun koreksi fiskal positif dan koreksi fiskal negatif? sebutkan 5!
Jawaban:
Koreksi positif ialah, perbaikan yang dilakukan pada catatan penghasilan dan biaya yang berefek pada kenaikan jumlah biaya wajib pajak. Sedangkan koreksi fiskal negatif adalah perbaikan yang dilakukan justru hasilnya mengurangi jumlah biaya pajak. Sehingga beban pajak menjadi lebih ringan
Jawaban:
Koreksi Fiskal Positif dan Negatif
Beban biaya dalam kepentingan pribadi wajib pajak.
Imbalan atau penggantian terkait dengan pekerjaan atau jasa.
Dana cadangan.
Kelebihan pembayaran kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa terkait dengan pekerjaan yang dilakukan.
Pajak penghasilan.
Harta yang dihibahkan.
Penjelasan:
maaf ya kalo salah,, aku hanya manusia biasa yang pasti bisa melakukan kesalahan
3. penjelasan koreksi fiskal
Koreksi fiskal adalah koreksi perhitungan pajak yang diakibatkan oleh adanya perbedaan pengakuan metode, masa manfaat, dan umur, dalam menghitung laba secara komersial dengan secara fiskal.
4. transaksi apa sajakah yang termasuk dalam koreksi fiskal positif
Jawaban:
Penjelasan:
Untuk lebih jelas, berikut beberapa list contoh fiskal positif, yaitu:
Sanksi administrasi berupa denda.
Biaya untuk kepentingan pribadi wajib pajak.
Imbalan pekerjaan yang diberikan dalam bentuk natural.
Harta hibah dan sumbangan.
Premi asuransi kesehatan dwiguna.
asuransi bea siswa.
Maaf ya kalo salah
5. apa yang dimaksud dengan kebijakan fiskal dan contoh kebijakan fiskal diindonesia berserta dampaknya
kebijakan fiskal adalahkebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah
6. Akun manakah yang harus di koreksi fiskal a. penjualan b. pendapatan sewa gedung c. pendapatan sewa kendaraan? jelaskan!
Jawaban:pendapatan sewa kendaraan
Penjelasan:
Sewa yang merupakan penghasilan perusahaan, sehubungan dengan perusahaan memberikan jasa dalam bentuk harga yang disewakan kepada pihak lain berupa harta yang dimiliki oleh perusahaan.
Jumlah yang diterima oleh perusahaan itu sudah merupakan hak perusahaan dalam periode yang bersangkutan.
Apabila penghasilan sewa diterima perusahaan untuk beberapa tahun, maka yang diakui sebagai penghasilan sewa hanya untuk tahun pada periode yang bersangkutan.
7. pada laporan rekonsiliasi fiskal terdapat koreksi positif dan koreksi negatif. Jelaskan fungsi dari masing-masing koreksi tersebut!
Jawaban:
a. Koreksi Positif
Intinya, tujuan dari koreksi positif adalah menambah laba komersil atau laba Penghasilan Kena Pajak (PhKP). Jadi, koreksi positif akan menambahkan pendapatan dan mengurangi atau mengeluarkan biaya-biaya yang sekiranya harus diakui secara fiskal. Secara rinci, penyebab dari koreksi positif
b. Koreksi Negatif
Sebaliknya, tujuan dari koreksi negatif adalah mengurangi laba komersil atau laba PhKP. Hal ini disebabkan oleh pendapatan komersil yang lebih tinggi daripada pendapatan fiskal dan biaya-biaya komersil yang lebih kecil daripada biaya-biaya fiskal.
8. penyebab terjadinya koreksi fiskal adalah
Jawaban:
Koreksi fiskal terjadi karena adanya perbedaan perlakuan/pengakuan penghasilan maupun biaya antara akuntansi komersial dengan akuntansi pajak. Perbedaan tersebut adalah sebagai berikut : a. ... Yaitu koreksi fiskal yang menyebabkan penambahan penghasilan kena pajak dan PPh terutang.
9. Jika menurut laporan keuangan komersial beban penyusutan 3 juta sedangkan menurut laporan keuangan fiskal Rp3.500.000 maka koreksi fiskal positif atau negatif
Jawaban:
Koreksi fiskal adalah negatif sebesar Rp500.000.
Penjelasan:
semoga membantu
10. sumbangan korban bencana alam masuk koreksi fiskal ?
koreksi fiskal positif
11. Kak minta tolong tentang koreksi fiskal
Laba sebelum fiskal 416.650.000
Ditambah :
Koreksi fiskal Positif :
Bad debt exp 3.362.500
Company tax 59.400
Dikurang :
Koreksi fiskal Negatif :
Gain on sales 17.400.000
Interest revenue 26.900.000
Dari data diatas diketahui koreksi fiskal positif sebesar 3.421.900 dan koreksi fiskal negatif 44.300.000. Maka laba setelah koreksi fiskal adalah sbb:
Laba sblm pajak+koreksi positif-koreksi negatif
416.650.000+3.421.900-44.300.000
Hasilnya 375.771.900
12. bagaimana kemungkinan yang terjadi dengan adanya koreksi fiskal terhadap laporan keuangan
Jawaban:
mengurangi laba komersil atau laba PhKP. Hal ini disebabkan oleh pendapatan komersil yang lebih tinggi daripada pendapatan fiskal dan biaya-biaya komersil yang lebih kecil daripada biaya-biaya fiskal.
13. contoh kalimat fiskal
Contoh-contoh Kalimat yang Menggunakan Kata "fiskal"
1.Mengurangi kesenjangan fiskal antara pusat dan daerah serta antar daerah
2; Sementara itu kebijakan fiskal diarahkan untuk memberi dorongan kepada perekonomian sejak awal tahun 2006. 3.Dengan perkiraan penerimaan dan pengeluaran tersebut, maka ketahanan fiskal diperkirakan
Smoga membantu
14. Siapa yang membuat koreksi fiskal
Jawaban:
ini jawabannya
oryginaly posted by zhenico
15. jelaskan perbedaan koreksi fiskal dalam perlakuan pendapatan dan biaya
Menurut abraham lincoin, koreksi fiskal merupakan sistem pemerintahan yg diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyak sendiri indonesia merupakan
16. PENYEBAB TERJADINYA KOREKSI FISKALSelect one:a. BEDA WAKTUb. BEDA TETAPc. BEDA FISKALd. B DA C BENARe. A DAN B BENAR
Jawaban:
E
Penjelasan:
1. Adanya Perbedaan Tentang Waktu
Dalam melakukan pencatatan keuangan sering terjadi adanya beda pada waktu dalam pemasukan penghasilan. Dalam catatan berbasis kas di periode catatan keuangan yang sudah lampau. Seperti catatan keuangan yang sudah lebih dari satu tahun. Penyebab yang terjadi dengan timbulnya beda waktu ini juga dikarenakan lambatnya penagihan piutang, terjadinya laba yang menyusut.
2. Munculnya Beda Tetap
Pada kemunculan beda tetap yaitu kondisi yang terjadi saat ditemukannya transaksi perusahaan dan transaksi tersebut merupakan standar wajib pajak bagi perusahaan. Misalnya saja terdapat sumbangan untuk perusahaan artinya hal tersebut merupakan penghasilan yang diperoleh.
semoga membantu:)
17. contoh kebijakan fiskal
1. Meningkatan pajak demi menambah pendapatan negara supaya dapat membangun infrastruktur/sarana masyarakat.
18. Apakah yang memengaruhi koreksi fiskal positif?
Penjelasan:
Jenis Koreksi Fiskal
Koreksi positif ialah, perbaikan yang dilakukan pada catatan penghasilan dan biaya yang berefek pada kenaikan jumlah biaya wajib pajak. Sedangkan koreksi fiskal negatif adalah perbaikan yang dilakukan justru hasilnya mengurangi jumlah biaya pajak. Sehingga beban pajak menjadi lebih ringan.
FOLLOW GUA NANTI FOLLOW BACK :)
19. alasan perusahaan melakukan koreksi fiskal?
untuk memenuhi kebutuhan pelaporan pajak
20. Jelaskan tujuan koreksi fiskal
Jawaban:
Tujuan koreksi fiskal adalah melakukan penyesuaian atas penghasilan komersial menurut peraturan pajak sehingga tidak terjadi kesalahan penghitungan besarnya pajak penghasilan.
Penjelasan:
Penjelasan:
adalah melakukan penyesuaian atas penghasilan komersial menurut peraturan pajak sehingga tidak terjadi kesalahan penghitungan besarnya pajak penghasilan
21. apakah parcel/bingkisan hari raya pada pelanggan dikoreksi fiskal? berikan alasannya
Jawaban:
tidak dapat difiskal yaa
22. Contoh soal kebijakan fiskal dan moneter yaitu....
Jawaban:
1. Menambah stok barang dan jasa.
2. Menaikkan pengeluaran pemerintah.
3. Mengurangi belanja negara.
4. Menaikkan cash ratio.
5. Menaikkan suku bunga tabungan.
i hope this helps and thanks (saya harap ini membantu dan terima kasih)
23. HITUNGLAH KOREKSI FISKAL PENYUSUTAN DENGAN METODE GARIS LURUS DENGAN DATA SEBAGAI BERIKUT : SEBUAH MOBIL MENURUT KOMERSIAL UMUR 10 TAHUN SEDANGKAN MENURUT FISKAL ADALAH GOLONGAN 2 NILAI PEROLEHAN MOBIL SEBESAR Rp. 250.000.000,-
komersial
nilai perolehan : umur = 250.000.000 : 10 = 25.000.000
fiskal (golongan 2 = 8 tahun)
nilai perolehan : umur = 250.000.000 : 8 = 31.250.000
selisih antara komersial dan fiskal = 31.250.000 - 25.000.000 = 6.250.000
maka koreksi fiskal negatif sebesar 6.250.000
24. Apakah setiap badan usaha melakukan koreksi fiskal? Mohon dibantu;((
Jawaban:
Setiap badan usaha pasti melakukan koreksi fiskal karena setiap badan usaha pasti memikirkan kelangsungan badan usahanya lewat postur penyerapan penerimaan dan pengeluaran dari tiap-tiap badan usaha. Jika pengeluaran dari badan usaha lebih besar dari penerimaannta maka akan mengganggu perkembangan badan usaha tersebut.
25. contoh pajak fiskal
Jawaban:
Koreksi fiskal adalah kegiatan pencatatan, pembetulan, dan penyesuaian yang harus dilakukan oleh wajib pajak. Namun, sebelum melakukannya, wajib pajak diimbau untuk mengetahui kebijakan fiskal yang berlaku di Indonesia.
Penjelasan:
maaf jika jawabannya salah,dan jadikan jawaban tercedas
26. contoh kebijakan fiskal
a. Penyusunan RAPBNb. Perpajakan nasional
c. Efisiensi anggaran belanjad. Pemberian subsidi pemerintah.1. Penghematan Belanja Negara
Yaitu kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah dengan mengatur penerimaan dan pengeluaran berdasarkan situasi sekarang (inflasi) dengan menggunakan instrumen APBN. Jika sedang terjadi inflasi maka pemerintah akan mengurangi pengeluaran untuk mencegah bertambahnya jmlah uang beredar
2. Menaikkan pajak
Dengan menaikkan pajak maka pemerintah bisa mendapatkan pemasukkan yang lebih sekaligus dapat mengurangi jumlah uang beredar dari masyarakat sehingga inflasi dapat dikendalikan
27. Apa yang dimaksud dengan koreksi fiskal positif, sebutkan contohnya minimal 15 akun!#tolong kak dibantu
Jawaban:
ada contohnya nggak
Penjelasan:
cari di buku aja mesti ada
semnagta belajar
28. Apakah setiap badan usaha melakukan koreksi fiskal?
tidak (maaf banget kalo salah) aku cuma sebatas kemampuan doank
jangan lupa follow aku ya Insani17
29. PENYEBAB TERJADINYA KOREKSI FISKALSelect one:a. BEDA WAKTUb. BEDA TETAPc. BEDA FISKALd. B DAC BENARe. A DAN B BENAR
Jawaban:
c. beda fiskal
Penjelasan:
maaf kalau salah
30. Terangkan apakah setiap badan usaha melakukan koreksi fiskal?
setiap badan usaha pasti melakukan koreksi fiskal karena setiap badan usaha pasti memikirkan kelangsungan badan usahanya lewat postur penyerapan penerimaan dan pengeluaran dr tiap-tiap badan usaha.jk pengeluaran dr badan usaha lebih besar dari penerimaan ny maka akan mengganggu perkembangan badan usaha tsb.sehingga perlu ada evaluasi terhadap anggaran pengeluaran dr tiap2 badan usaha agar sisi penerimaan dapat jauh lebih besar atau nadan usaha memperoleh keuntungan/profit.
31. contoh kebijakan fiskal
Jawaban:
Contoh kebijakan fiskal
Menaikkan jumlah pajak dan jenis pajak.
Mewajibkan kepemilikan NPWP (nomor pokok wajib pajak)
Melakukan penghematan pengeluaran negara.
Melakukan pinjaman negara, misalnya dengan mengeluarkan obligasi pemerintah.
Jawaban:
Contoh kebijakan fiskal
-Menaikkan jumlah pajak dan jenis pajak.
-Mewajibkan kepemilikan NPWP (nomor pokok wajib pajak)
-Melakukan penghematan pengeluaran negara.
-Melakukan pinjaman negara, misalnya dengan mengeluarkan obligasi pemerintah.
#jadikanjawabanterbaik#followuntukinfolebihlanjut#semogamembantu32. sumbangan hari kemerdekaan masuk koreksi fiskal gak?
Iya... ......
^_^ ^_^ ^_^
33. apa yang dimaksud dengan koreksi fiskal positif, sebutkan minimal 15 akun
Jawaban:
pposjxjsbcnsbvamsshnx
34. contoh kebijakan fiskal adalah
menaikkan jumlah pajak dan jenis pajak
mewajibkan kepemilikan NPWP
melakukan penghematan pengeluaran
35. Piutang ragu-ragu dihapuskan karena debiturmeninggalkan Indonesia dan tidak diketahui alamatnyamaka perlakuan untuk koreksi fiskal ini adalah...
Jawaban:
Tidak terjadi koreksi fiskal
Penjelasan:
Metode penghapusan piutang dalam akuntansi ada 2 yaitu metode tidak langsung (indirect) dan metode langsung (direct).
Metode indirect, penghapusan piutang menggunakan cara taksiran terhadap piutang yang telah melebihi waktu tagihannya. Semakin lama umur tagihan piutang maka semakin kecil tingkat tertagihnya. Piutang tersebut dianggap sebagai kerugian piutang, sehingga cara ini dikenal sebagai metode Cadangan Kerugian Piutang.
Adapun metode direct, penghapusan piutang jika benar-benar tidak dapat tertagih secara riil, tidak berdasarkan taksiran. UU Perpajakan menggunakan metode langsung ini untuk menghapuskan piutang tidak tertagih.
Pada kasus ini, piutang ragu-ragu dapat diklasifikasikan sebagai piutang yang tidak dapat tertagih secara riil, sehingga telah sesuai dengan aturan perpajakan dan dapat diperlakukan sebagai pengurang penghasilan dalam menghitung laba kena pajak.
36. Apa yang di maksud dengan koreksi fiskal positif
Jawaban:
Koreksi Positif. Intinya, tujuan dari koreksi positif adalah menambah laba komersil atau laba Penghasilan Kena Pajak (PhKP). Jadi, koreksi positif akan menambahkan pendapatan dan mengurangi atau mengeluarkan biaya-biaya yang sekiranya harus diakui secara fiskal.
37. Apa yang dimaksud dengan kebijakan fiskal ekspansif dan kebijakan fiskal kontraktif? Berikan contohnya masing-masing dua!
Jawaban:
Kebijakan fiskal ekspansif dilakukan pada saat perekonomian mengalami resesi/depresi dan pengangguran yang tinggi.
Contoh :
- anggaran untuk program irigasi yang berpotensi menaikkan hasil pertanian
- Pemotongan Pajak Bagi Sektor Bisnis
- Pengurangan Pajak Penghasilan (PPh)
kebijakan fiskal kontraktif yang ditempuh dengan cara menurunkan belanja negara dan menaikkan tingkat pajak.
Contoh :
- Pengurangan Subsidi BBM
- Menaikan Tarif Pajak
- Program Tax Amnesty
38. Contoh stimulus fiskal
pajak, tranfer atau belanja pemerintahan
39. Sya kurang mengerti tentang koreksi fiskal pada pajak ?/bisa dijelaskan tidak mengenai itu :D,Terimah kasih saya pelajar dari batam
Hi Sonya,
Instrumen pemerintah dalam mengenadalikan perekonomian itu terbagi menjadi dua, yang pertama adalah dari sektor moneter dan yang kedua adalah dari sektor fiskal. Sektor fiskal di sini adalah bagaimana pemerintah mengoptimalkan pemasukan dari sisi pajak dan cukai untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi.
Koreksi pajak bisa disebabkan oleh beberapa hal
1. Terjadinya inflasi yang membuat daya beli masyarakat berkurang, membuat pajak yang ditetapkan harus mengalami penyesuaian.
2. Terjadinya krisis global, membuat tiap negara harus mengkoreksi pemasukan dari sisi export, termasuk juga pajak pertambahan nilainya
3. Perubahan ekonomi global membuat barang import lebih mahal / murah, kemudian pajak barang masuk / cukai juga mengalami koreksi
40. contoh kebijakan fiskal
a. Penyusunan RAPBN
b. Perpajakan nasional
c. Efisiensi anggaran belanja
d. Pemberian subsidi pemerintah.C. EFESIENSI ANGGARAN BELANJA