Contoh Soal Fifo Periodik

Contoh Soal Fifo Periodik

cara mergerjakan soal metode fifo perpeual dan periodik

Daftar Isi

1. cara mergerjakan soal metode fifo perpeual dan periodik


Penjelasan:

1.) Sistem Periodik

Metode Masuk Pertama Keluar Pertama (FIFO)Metode Masuk Terakhir Keluar Pertama (LIFO)Metode Rata – Rata Tertimbang

2.) Sistem Perpetual

Metode FIFOMetode LIFOMetode Rata – Rata Bergerak

Maaf kalau salah

#Jangan lupa follow


2. mengapa nilai persediaan akhir metode LIFO perpetual dan LIFO periodik dapat menunjukkan angka yang sama atau pun berbeda begitu pula pada metode FIFO perpetual dan FIFO periodik akan selalu sama


Karena baik periodik maupun perpetual, alurnya tetap saja mengikuti asumsi arus keluar barang (FIFO atau LIFO) sehingga HPP dan nilai persediaan akhir bernilai sama pd 2 metode pencatatan tsb.

3. mengapa nilai persediaan akhir metode LIFO perpetul dan LIFO periodik dapat menunjukkan angka yang sama ataupun berbeda ,begitu pula pada metode FIFO perpetual dan FIFO periodik akan selalu sama


Y karena di metode ini akan menunjukan jumlah yang sama ketika jumlah nya tidak bertentangan ,,,namun apabila kita menggunakan average bergerak atau tertimbang ,,jumlahnya pasti akan berbeda karena menggunakan rata rata bergerak dan tertimbang

4. contoh soal struktur atom dan sistem periodik unsur​


Penjelasan:

ion ײ+ memiliki konfigurasi elektron [Ar] 3d¹0. nilai keempat bilangan kuantum dari elektron terakhir dgn energi tertinggi atom × adalah n=3,L=2,m=+2, s=-½


5. rumus perhitungan biaya per unit persediaan dengan metode fifo, lifo, average periodik​


Dalam akuntansi persediaan barang bisa dihitung dalam beberapa metode, dimana metode ini bisa disesuaikan dengan jenis perusahaan dan juga kepentingan perusahaan. Beberapa metode perhitungan persediaan yang populer digunakan adalah metode FIFO (First in First Out), LIFO (Last In First Out), dan Average. Kemudian, ada dua sistem pencatatan persediaan yang digunakan yaitu sistem perpetual dan periodik. Biasanya dalam menghitung persediaan, akan dihitung pula HPP (Harga Pokok Penjualan) dan laba kotor. Namun, di pembahasan kali ini kita akan fokus pada cara dan contoh perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average saja.


6. Contoh latihan soal struktur atom dan sistem periodik unsur


Jawaban:

Soal No. 1

Konfigurasi elektron suatu unsur : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d5. Pada sistem periodik unsur termasuk dalam …

A. golongan IVB, periode 4

B. golongan IVA, periode 4

C. golongan VIIB, periode 4

D. golongan IVB, periode 4

E. golongan IB, periode 2

Jawaban: C

Soal No. 2

Diketahui beberapa unsur:

27P

20Q

25R

29S

35T

Pasangan unsur yang terletak dalam blok d adalah ….

A. P dan Q

B. R dan S

C. Q dan S

D. P dan R

Jawaban: D

Soal No. 3

Unsur X dengan massa atom 56 dan jumlah neutron 30, dalam periodik unsur terletak pada ….

A. golongan VIB periode 4

B. golongan VIIIB periode 4

C. golongan VIIIA periode 4

D. golongan IVB periode 6

E. golongan VB periode 4

Jawaban: B

Soal No. 4

Suatu unsur mempunyai elektron terakhir pada n = 3, l = 2, m = 0, dan s = +1/2. Jika pengisian elektron dalam subkulit d berturut – turut dimulai dari m = -2, -1, 0, +1 dan +2, maka unsur tersebut terletak pada periode dan golongan …

A. 3, IIIB

B. 4, IIIB

C. 3, VB

D. 4, VB

E. 4, IVB

Jawaban: D

Soal No. 5

Pada kondisi tertentu konfigurasi elektron unsur M adalah [Ar] 3d1 4s1. Unsur tersebut terletak pada periode dan golongan ….

A. 3, IB

B. 4, IB

C. 3, IIA

D. 3, IIB

E. 4, IIA

Jawaban: E


7. Kak, contoh kalimat periodik seperti apa?


Jawaban:

Kalimat dari kata periodik adalah sebagai berikut :

Para anggota pemegang saham mengadakan rapat secara periodik setiap akhir bulan.

Setiap bulan perusahan itu wajib membuat laporan periodik untuk dilaporkan ke pusat.

Penjelasan:

Periodik adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan periode tertentu. Periodik juga berarti muncul atau terjadi dalam selang waktu yang tetap atau berkala.

periodik adalah

Para anggota pemegang saham mengadakan rapat secara periodik setiap akhir bulan. Setiap bulan perusahan itu wajib membuat laporan periodik untuk dilaporkan ke pusat.


8. hubungan konfigurasi elektron dengan sistem periodik. beserta contoh soalnya


konfigurasi elektron berhubungan dengan tabel periodik. karena jumlah kulit dan elektron teakhir pada konfigurasi elektron bisa digunakan untuk menentukan periode dan golongan pada suatu sistem periodik.

contoh :
X memiliki konfigurasi elektron 2 8 8 2, tentukan periode dan golongan X?
jawab :
periode = jumlah kulit = 4
golongan = elektron terakhir (2) = II A

9. contoh soal.akutansi metode fifo​


Jawaban:

Jadi begini hmm bakuikkabdjakaahshsk


10. Contoh tabel periodik dan artinya


Jawaban:

Berikut adalah daftar unsur kimia, diurutkan berdasarkan nama, dan warna menunjukkan jenis unsur.

Pada masing-masing unsur meliputi: lambang unsur, nomor atom, massa atom atau isotop yang paling stabil, serta golongan dan nomor periode dalam tabel periodik.

Deret kimia tabel periodik

Logam alkali Alkali tanah Lantanida Aktinida Logam transisi

Logam Metaloid Nonlogam Halogen Gas mulia

Nama unsur Lambang Nomor atom Massa atom Golongan Periode

Aktinium Ac 89 [227]1 7

Aluminium Al 13 26,9815386(8) 13 3

Amerisium Am 95 [243]1 7

Antimon (Stibium) Sb 51 121,760(1)2 15 5

Argentum → Perak Ag 47 107,8682(2)2 11 5

Argon Ar 18 39,948(1)2 4 18 3

Arsenik As 33 74,92160(2) 15 4

Astatin At 85 [210]1 17 6

Aurum → Emas Au 79 196,966569(4) 11 6

Barium Ba 56 137,327(7) 2 6

Belerang (Sulfur) S 16 32,065(5)2 4 16 3

Berkelium Bk 97 [247]1 7

Berilium Be 4 9,012182(3) 2 2

Besi (Ferrum) Fe 26 55,845(2) 8 4

Bismut Bi 83 208,98040(1) 15 6

Bohrium Bh 107 [264]1 7 7

Boron B 5 10,811(7)2 3 4 13 2

Brom Br 35 79,904(1) 17 4

Cuprum →Tembaga Cu 29 63,546(3)4 11 4

Darmstadtium Ds 110 [271]1 10 7

Dubnium Db 105 [262]1 5 7

Disprosium Dy 66 162,500(1)2 6

Einsteinium Es 99 [252]1 7

Emas (Aurum) Au 79 196,966569(4) 11 6

Erbium Er 68 167,259(3)2 6

Europium Eu 63 151,964(1)2 6

Fermium Fm 100 [257]1 7

Ferrum →Besi Fe 26 55,845(2) 8 4

Flerovium Fl 114 [289]1 14 7

Fluor F 9 18,9984032(5) 17 2

Fosfor P 15 30,973762(2) 15 3

Fransium Fr 87 [223]1 1 7

Gadolinium Gd 64 157,25(3)2 6

Galium Ga 31 69,723(1) 13 4

Germanium Ge 32 72,64(1) 14 4

Hafnium Hf 72 178,49(2) 4 6

Hassium Hs 108 [277]1 8 7

Helium He 2 4,002602(2)2 4 18 1

Hidrogen H 1 1,00794(7)2 3 4 1 1

Holmium Ho 67 164,930 32(2) 6

Hydrargyrum →Raksa Hg 80 200,59(2) 12 6

Indium In 49 114,818(3) 13 5

Iodine→Yodium I 53 126,904 47(3) 17 5

Iridium Ir 77 192,217(3) 9 6

Iterbium Yb 70 173,04(3)2 6

Itrium Y 39 88,90585(2) 3 5

Kadmium Cd 48 112,411(8)2 12 5

Kalium K 19 39,0983(1) 1 4

Kalsium Ca 20 40,078(4)2 2 4

Kalifornium Cf 98 [251]1 7

Karbon C 6 12,0107(8)2 4 14 2

Klor Cl 17 35,453(2)2 3 4 17 3

Krom Cr 24 51,9961(6) 6 4

Kobalt Co 27 58,933195(5) 9 4

Kopernisium Cn 112 [285]1 12 7

Kurium Cm 96 [247]1 7

Kripton Kr 36 83,798(2)2 3 18 4

Lantanum La 57 138,90547(7)2 6

Lawrensium Lr 103 [262]1 3 7

Litium Li 3 6,941(2)2 3 4 5 1 2

Livermorium Lv 116 [292]1 16 7

Lutetium Lu 71 174,967(1)2 3 6

Magnesium Mg 12 24,3050(6) 2 3

Mangan Mn 25 54,938045(5) 7 4

Meitnerium Mt 109 [268]1 9 7

Mendelevium Md 101 [258]1 7

Molibden Mo 42 95,94(2)2 6 5

Natrium Na 11 22,98976928(2) 1 3

Neodimium Nd 60 144,242(3)2 6

Neon Ne 10 20,1797(6)2 3 18 2

Neptunium Np 93 [237]1 7

Nikel Ni 28 58,6934(2) 10 4

Niobium Nb 41 92,906 38(2) 5 5

Nitrogen N 7 14,0067(2)2 4 15 2

Nobelium No 102 [259]1 7

Osmium Os 76 190,23(3)2 8 6

Oksigen O 8 15,9994(3)2 4 16 2

Paladium Pd 46 106,42(1)2 10 5

Perak (Argentum) Ag 47 107,8682(2)2 11 5

Plumbum→Timbal Pb 82 207,2(1)2 4 14 6

Potasium→Kalium K 19 39,0983(1) 1 4

Sodium→Natrium Na 11 22,98976928(2) 1 3

Platina Pt 78 195,084(9) 10 6

Plutonium Pu 94 [244]1 7

Polonium Po 84 [210]1 16 6

Praseodimium Pr 59 140,90765(2) 6

Prometium Pm 61 [145]1 6

Protaktinium Pa 91 231,03588(2)1 7

Radium Ra 88 [226]1 2 7

Radon Rn 86 [220]1 18 6

Raksa (Hydrargyrum) Hg 80 200,59(2) 12 6

Renium Re 75 186,207(1) 7 6

Rodium Rh 45 102,905 50(2) 9 5

Roentgenium Rg 111 [272]1 11 7

Rubidium Rb 37 85,4678(3)2 1 5

Rutenium Ru 44 101,07(2)2 8 5

Rutherfordium Rf 104 2611 4 7

Samarium Sm 62 150,36(2)2 6

Skandium Sc 21 44,955912(6) 3 4

Seaborgium Sg 106 [266]1 6 7

Selenium Se 34 78,96(3)4 16 4

Serium Ce 58 140,116(1)2 6

Sesium Cs 55 132,9054519(2) 1 6

Silikon Si 14 28,0855(3)4 14 3

Seng Zn 30 65,409(4) 12 4

Stannum→Timah Sn 50 118,710(7)2 14 5

Stibium→Antimon Sb 51 121,760(1)2 15 5

Strontium Sr 38 87,62(1)2 4 2 5

Talium Tl 81 204,3833(2) 13 6

Tantalum Ta 73 180,94788(2) 5 6

Teknetium Tc 43 [98]1 7 5

Telurium Te 52 127,60(3)2 16 5

Tembaga (Cuprum) Cu 29 63,546(3)4 11 4

Terbium Tb 65 158,92535(2) 6

Timah (Stannum) Sn 50 118,710(7)2 14 5

Timbal (Plumbum) Pb 82 207,2(1)2 4 14 6

Titanium Ti 22 47,867(1) 4 4

Torium Th 90 232,03806(2)1 2 7

Tulium Tm 69 168,93421(2) 6

Tungsten → Wolfram W 74 183,84(1) 6 6

Ununoktium Uuo 118 [294]1 18 7

Ununpentium Uup 115 [288]1 15 7

Ununtrium Uut 113 [284]1 13 7

Uranium U 92 238,02891(3)1 2 3 7

Vanadium V 23 50,9415(1) 5 4

Wolfram (Tungsten) W 74 183,84(1) 6 6

Xenon Xe 54 131,293(6)2 3 18 5

Yodium I 53 126,904 47(3) 17 5

Zinc → Seng Zn 30 65,409(4) 12 4

Zirkonium Zr 40 91,224(2)2 4 5

Deret kimia tabel periodik

Logam alkali Alkali tanah Lantanida Aktinida Logam transisi

Logam Metaloid Nonlogam Halogen Gas


11. pajak bumi dan bany!9. Metode pencatatan persediaan yang melakukan penghitungan hanya pada akhir period:disebut metodeA. perpetualD.LIFOB. periodikaverageC. FIFO​


Metode pencatatan persediaan yang melakukan penghitungan hanya pada akhir periode disebut metode periodik (B)

[tex]\texttt{}[/tex]

Pembahasan

Dalam akuntan tentu memiliki sebuah metode untuk melakukan proses yang berkaitan dengan accounting. Berikut beberapa jenis metode yang ada pada akuntansi :

Metode FIFO atau metode rajin (istilah saya) yaitu sebuah metode dimana barang dagang masuk pertama, lalu dikeluarkan juga pertama. Sama halnya seperti anak rajin, masuk pagi, pulang pun lebih cepat dari yang lainMetode LIFO atau metode malas (istilah saya) yaitu sebuah metode dimana barang dagang masuk terakhir, dikeluarkannya pertama. Sama halnya seperti anak malas, berangkat terlambat, pulangnya malah lebih cepatMetode Average yaitu metode dimana setiap barang di sama ratakan dalam pengeluaran dan pemasukan. Metode ini efektif untuk membalance-kan antara barang yang satu dengan yang lainMetode periodik alias metode fisik yaitu sebuah metode dimana barang baik masuk awal maupun akhir, dikeluarkan untuk dihitung bersama di akhir periode.

[tex]\texttt{}[/tex]

Detail Jawaban

Mapel : Akuntansi

Kelas : 10 SMA

Materi : Metode Akuntansi dan Ekonomi Bisnis

Kode : 10.21.1

Kata Kunci : Metode Periodik dalam Akuntansi


12. apa perbedaan perbedaam metode Perpetual dan metode periodik Untuk metode penilaian fifo, lifo, rata rata sederhana, rata rata tertimbang ​


Jawaban:

dihitung dengan membagi

Penjelasan:

Perbandingan Metode FIFO, LIFO, dan Biaya Rata-rata, Mana ... penilaian persediaan FIFO dalam sistem persediaan periodik, ... Biaya unit rata-rata tertimbang dihitung dengan membagi .


13. kerjakan soal soal tersebut dengan metode a. perpetual fifob. perpetual lifoc. priodik fifod. priodik lifo​


Jawaban:

D.priodik lifo

Penjelasan:

maaf kalau salah


14. Contoh perubahan sosial periodik dan non periodik


perubahan sosial periodik;
perubahan yang sudah diatur oleh periodisasi dan teratur.
contoh; setiap 5 tahun sekali diindonesia diadakan pemilihan presiden dan wakil presiden yang baru.

perubahan sosial non periodik;
perubahan yang terjadi acak, tidak teratur, tidak menentu dan biasanya terjadi karena kondisi alam.
contoh; bencana alam, virus atau wabah penyakit.



^-^

15. Contoh soal tentang konfigurasi elektron dan letaknya dlm tabel periodik


1. 
Diketahui konfigurasi berikut
P⁺ : 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶
Q : 1s² 2s² 2p⁶ 3s²
R⁻ : 1s² 2s² 2p⁶
S²⁺ : 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶

yang terletak dalam satu golongan dalam sistem periodik adalah
A. P dan Q
B. P dan R
C. Q dan R
D. Q dan S
E. R dan S

2. Suatu logam divalen sebanyak 1,6 gram jika dilarutkan kedalam larutan HCl menghasilkan gas H₂ sebanyak 896 ml (diukur pada keadaan STP). jika logam ini memiliki 20 neutron, maka kedudukannya dalam sistem periodik adalah
A. Golongan IIA periode 4
B. Golongan IVA periode 2
C. Golongan IIA periode 3
D. Golongan VIA periode 3
E. Golongan IIB periode 4

16. Contoh soal sistem periodik panjang/modern


Terdapat di posisi mana 8O?

17. Berikan contoh suara periodik dan non periodik masing-masing 3


Jawaban:

Contoh suara periodik : instrument musik, nyanyian burung,

Contoh suara non-periodik: batuk, percikan ombak

Penjelasan:

maap, cuma bisa jawab 2, hehe


18. assalamualaikum kakak bisa mint. tolong jawabkan soal akutansi ini kakak soalnya guru nya nggak ngasih contohsoalnya: buatlah metode perpetual,FiFO,LiFO,dan rata rata​


Jawaban:

maaf kak tapi saya gak ngerti

Penjelasan:

semoga membantujgn lupa follow ya kakdan jadikan ke jawaban yg terbaik

19. gimana cara membuat fifo, tolong buat contohnya​


apa kah ini maksut nya kak

maaf ya kak itu ada 3 foto


20. perbedaan antara penentuan nilai persediaan barang dengan metode FIFO daan LIFO yang benar berikut iniA.Metode FIFO hanya digunakan pada sistem Fisik sedangkan LIFO pada sistem perpetualB.Metode FIFO hanya digunakan pada sistem perpetual sedangkan LIFO pada sistem periodikC.Dalam kondisi inflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode LIFOD.Dalam kondisi inflasi metode LIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode FIFOE.Dalam kondisi deflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode  LIFO


metode FIFO di gunakan pada sistim periodik. sedangkan LIFO di gunakan pada sustim perpektual

21. contoh peristiwa gerak periodik


Gerak yang berulang dalam selang waktu yang sama disebut Gerak Periodik. Gerak periodik ini selalu dapat dinyatakan dalam fungsi sinus atau cosinus, oleh sebab itu gerak periodik disebut Gerak Harmonik. Jikagerak yang periodik ini bergerak bolak-balik melalui lintasan yang sama disebut Getaran atau Osilasi.
GOOD EVENIG!
☁✨✨☁✨✨☁
✨✨✨✨✨✨✨
✨✨✨✨✨✨✨
☁✨✨✨✨✨☁
☁☁✨✨✨☁☁
☁☁☁✨☁☁☁
MY FRIEND
Gerak yang berulang dalam selang waktu yang sama disebut Gerak Periodik. Gerak periodik ini selalu dapat dinyatakan dalam fungsi sinus atau cosinus, oleh sebab itu gerak periodik disebut Gerak Harmonik. Jika gerak yang periodik ini bergerak bolak-balik melalui lintasan yang sama disebut Getaran atau Osilasi.
Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu lintasan bolak-balik disebut Periode, sedangkan banyaknya getaran tiap satuan waktu disebut Frekwensi. Hubungan antara periode (T) dan frekwensi (f) menurut pernyataan ini adalah :
T = 1/f atau f = 1/T
Pengaruh gaya terhadap ayunan
Gaya yang berpengaruh pada ayunan adalah mg sinΘ. Gaya tegangan tali saling menghilangkan dengan komponen gaya mg cos Θ. Gaya ini merupakan gaya pemulih atau gaya pegas sesuai hukum Hooke sebesar F= - kx , dan k=mω2. Untuk sudut Θ yang kecil maka sinΘ = x/ l, maka didapatkan :

T= 2∏√l/g
Pengaruh Gaya Pada Getaran Pegas
Benda bermassa m digantungkan pada ujung pegas, pegas bertambah panjang. Dalam keadaan seimbang, gaya berat w sama dengan gaya pegas F, resultan gaya sama dengan nol, beban diam. Bila beban disimpangkan dan dilepas maka pegas akan bergetar bergetar.
Gaya pegas merupakan gaya penggerak pada pegas tersebut, besarnya sesuai Hukum Hooke adalah:.
F = - k y ; k tetapan pegas, dan y adalah simpangan pegas
Karena ω2= k/m maka diperoleh : T = 2∏√m/k

Energi kinetik getaran selaras (EK) suatu titik bermasa m dengan kecepatan vy dapat dinyatakan secara matematis :
EK = ½ m Vy2 atau EK = ½ m ω2A2 cos 2 ωt
Sedangkan energi potensial (Ep ) getaran selaras dinyatakan dengan:
Ep = ½ k Y2 atau Ep = ½ m ω2A2 sin 2 ωt
Jumlah energi kinetik dan energi potensial adalah energi mekanik (Em).
Dari kedua persamaan didapatkan
Em = EK + Ep = ½ m ω2A2 cos 2 ωt + ½ m ω2A2 sin 2 ωt
Em = ½ m ω2A2
Karena m, ω, A konstan , maka Em = konstan
pernyataan ini disebut Hukum Kekekalan Energi Mekanik getaran selaras

Percepatan getaran selaras didapatkan dengan menurunkan kecepatan terhadap waktu t
ay = dVy/dt
= d(ωA cos ωt )/dt 
ay = - ω2A sin ωt
atau 
ay = -ω 2 Y 

Sudut Fase
Besar sudut dalam fungsi sinus, yaitu (ωt + θo) disebut sudut fase θ (θ dalam radian), sehingga
θ = ωt + θo =2πt/T +θo

Fase 
Persamaan θ = ωt + θo =2πt/T +θo dapat ditulis menjadi
θ = 2π(t/T+θo) = 2πφ, dengan φ dinamakan fase getaran. Jadi, fase getaran adalah φ = t/T + θo/2π
Selisih fase atau beda fase pada saat t = t1 dan t = t2 untuk t2 > t1 adalah
∆φ = φ1 - φ2 = (t2-t1)/T
Beda fase dalam gerak harmonik dinyatakan dengan nilai dari nol sampai dengan satu. Bilangan bulat dalam beda fase dapat dihilangkan, karenanya beda fase 1 1/3 , 2 ½ , 3 ¼ , dan seterusnya sama dengan fase 1/3 , ½ , ¼ , dan seterusnya.
∆φ = 0,1,2,3,... atau ∆φ = n
Dua kedudukan benda dinamakan sefase apabila beda fasenya nol dan berlawanan fase apabila beda fasenya setengah. Secara matematis dituliskan bahwa keadaan sefase
Berlawanan fase ∆φ = ½ , 1 ½ , 2 ½ ,...atau ∆φ = n+ ½
n adalah bilangan cacah 0,1,2,3,...
Kecepatan merupakan turunan pertama terhadap waktu dari simpangan.Untuk benda yang pada saat awal θo = 0, kecepatan sesaat diperoleh dari turunan pertama persamaan simpangan sebagai berikut
Vy = dY/dt =d(Asin ωt)/dt
Vy = ωA cos ωt
Dari persamaan Vy/ω = A cos ωt dan Y2 = A2 -A2 cos 2 ωt , sehingga
Y2= A2 - vy2/ω2 
ω2y2 = ω2 A2 -vy2 
Vy2= ω2 (A2 - y2) 
Vy = ω√(A2-y2)

22. contoh soal dari FIFO


 Contoh Soal dan jawabanya metode FIFO dalam akuntansi.
CV. Kusuma Putri memiliki beberapa transaksi persediaan barang dagang sebagai berikut :
01/08/2009  CV. Persediaan Barang dagang sebanyak 30 buah @ US$ 10 Ribu 03/08/2009  CV. Kusuma Putri membeli barang dagang sebanyak 20 buah @ US$ 15 Ribu. 06/08/2009  CV. Kusuma Putri menjual barang dagang sebanyak 35 buah. 15/08/2009  CV. Kusuma Putri menjual barang dagang sebanyak 10 buah. 20/08/2009   CV. Kusuma Putri membeli barang dagang sebanyak 40 buah @ US$10 Ribu. 22/08/2009   CV. Kusuma Putri Membeli barang dagang sebanyak 15  @ US$ 12 Ribu. 27/08/2009   CV. Kusuma Putri menjual barang dagang sebanyak 30 buah. 28/08/2009   CV. Kusuma Putri menjual barang dagang sebanyak 20 buah. 30/08/2009   CV. Kusuma Putri membeli barang dagang sebanyak 10 buah @ US$ 12 Ribu.
Menghitung Persediaan dengan metode FIFO ( First In First Out )
Tgl Keterangan Jumlah Harga ( Ribu) Total 01 Persediaan 30 10 300.000 03 Pembelian 20 15 300.000 06 Penjualan 30 10 300.000

5 15 75.000 15 Penjualan 10 15 150.000 20 Pembelian 40 10 400.000 22 Pembelian 15 12 180.000 27 Penjualan 5 15 75.000

25 10 250.000 28 Penjualan 15 10 150.000

5 12 60.000 30 Pembelian 10 12 120.000





Mengapa penjualan terbagi 2 dalam tabel tsb padahal dalam Transaksi tersebut hanya 1 . misalnya Tanggal 06/08/2009.
Jawab : Penjualan Terbagi 2 sebab persedian barang yang ada pada awalan yaitu pada tanggal 01 Hamya ada sebanyak 30 buah sedangkan yang dijual 35 jadi diambil lah 5 buah lagi dari Pembelian barang dagang tanggal 03. Tapi jika seandainya barang awal ada 35 tidak perlu Mengambil dari pembelian selanjutnya.

Contoh Soal Sistem Periodik :Transaksi-transaksi  yang terjadi pada PT MAKMUR selama tahun 2011 adalah sebagai berikut :- Pada tanggal 1 Januari 2011 Persediaan 200 unit @ Rp. 12.000- Pada tanggal 15 Januari 2011 Pembelian 500 unit @ Rp. 13.500- Pada tanggal 17 Januari 2011 Pembelian 400 unit @ Rp. 13.000- Pada tanggal 25 Januari 2011 Pembelian 100 unit @ Rp. 13.700

23. Tuliskan contoh soal essay beserta pembahasannya tentang sistem periodik​


Jawaban:

1. Jelaskan tentang energi ionisas?

Jawab:

Energi ionisasi merupakan besaran energi yang di perlukan untuk melepas satu elektron dari suatu atom netral dalam wujud gas sehingga terbentuk ion berwujud gas dengan muatan +.

2. Kemukakan satu kelemahan atom Rutherford?

Jawab:

Salah satu kelemahan teori atom Rutherford adalah tidak dapat menjelaskan mengapa elektron itu tidak jatuh ke intinya.

3. Jelaskan tentang keelektronegatifan?

Jawab:

Keelektronegatifan adalah suatu bilangan yang menggambarkan kecendrungan relatif suatu unsur dalam suatu ikatan kimia.

4. Jelaskan tentang teori atom thomson?

Jawab:

Teori yang menyatakan bahwa atom terdiri atas materi yang bermuatan positif dan elektron-elektron di dalamnya yang tersebar bagaikan kismis dan secara keseluruhan atom tersebut bersifat netral.

5. Apakah yang di maksud dengan bilangan kuantum Spin?

Jawab:

Bilangan kuantum Spin menyatakan arah rotasi elektron atau orbital maksimal mengandung dua elektron. Misalkan sub kulit S mempunyai satu orbital dengan maksimal 2 elektron +1/2 atau -1/2

Penjelasan:

y


24. Berikan contoh soal perhitungan harga pokok periodik


maria mempunyai 60 ribu tapi malah dibelikan baju batik modern berapa harga baju batik modern itu

25. contoh fifo di dalam komputer?


FIFO adalah akronim untuk First In, First Out(Pertama Masuk, Pertama Keluar), sebuah abstraksi yang berhubungan dengan cara mengatur dan memanipulasi data relatif terhadap waktu dan prioritas. Ungkapan ini menggambarkan prinsip teknik pengolahanantrean atau melayani permintaan yang saling bertentangan dengan proses pemesanan berdasarkan perilaku first-come, first-served(FCFS): di mana orang-orang meninggalkan antrean dalam urutan mereka tiba, atau menunggu giliran satu di sebuah sinyal kontrol lalu lintas.

FCFS juga merupakan jargon istilah untuk sistem operasi penjadwalan algoritma FIFO, yang memberikan setiap proses CPU waktu sesuai dengan urutan mereka datang. Dalam arti yang lebih luas, abstraksi LIFO, atau Last-In-First-Out adalah kebalikan dari abstraksi organisasi FIFO. Bedanya mungkin adalah yang paling jelas dengan mempertimbangkan sinonim yang kurang umum digunakan dari LIFO, FILO (berarti First-In-Last-Out). Pada intinya, keduanya adalah kasus khusus dari daftar yang lebih umum (yang dapat diakses di mana saja). Perbedaannya adalah tidak ada dalam daftar (data), tetapi dalam aturan untuk mengakses konten. Satu sub-tipe menambah satu ujung, dan melepaskan dari yang lain, sebaliknya mengambil dan menempatkan sesuatu hanya pada salah satu ujungnya


26. contoh sungai periodik


Contoh sungai periodik adalah Sungai Bengawan Solo, Kali Opak (Yogyakarta), Sungai Elo (Magelang), Sungai Progo (Yogyakarta), Sungai Serayu (Banjarnegara).

Pembahasan

Sungai periodik adalah sungai yang volume airnya tidak tetap karena tergantung pada musim. Oleh karena itulah sungai periodik disebut juga dengan sungai musiman, yang jumlah airnya meningkat ketika musim penghujan tetapi jumlah airnya berkurang ketika musim kemarau.

Contoh sungai periodik adalah sungai-sungai di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.

Kebalikan dari sungai periodik adala sungai permanen, yaitu sungai yang jumlah airnya tetap meski pada musim kemarau. Sungai-sungai permanen banyak ditemui di Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Sungai permanen ini biasanya digunakan untuk sarana transportasi. Contohnya adalah Sungai Musi (Palembang) dan Sungai Barito (Kalimantan Selatan).

Pelajari lebih lanjut

Contoh dari sunai periodik lainnya, dapat dilihat di; https://brainly.co.id/tugas/15582090

--------------------------------

Detil jawaban

Kelas: VII

Mapel: IPS

Bab: Atmosfer dan Hidrosfer (bab 7)

Kode: 7.10.7

Kata kunci: contoh sungai periodik, sungai periodik adalah, sungai permanen, contoh sungai permanen


27. Contoh aktifitas sehari hari dari metode fifo,lifo dan average


Jawaban:

Dalam akuntansi persediaan barang bisa dihitung dalam beberapa metode, dimana metode ini bisa disesuaikan dengan jenis perusahaan dan juga kepentingan perusahaan. Beberapa metode perhitungan persediaan yang populer digunakan adalah metode FIFO (First in First Out), LIFO (Last In First Out), dan Average. Kemudian, ada dua sistem pencatatan persediaan yang digunakan yaitu sistem perpetual dan periodik. Biasanya dalam menghitung persediaan, akan dihitung pula HPP (Harga Pokok Penjualan) dan laba kotor. Namun, di pembahasan kali ini kita akan fokus pada cara dan contoh perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average saja.

Contoh Soal atau Data Persediaan untuk Perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average

Untuk lebih jelasnya berikut ini ada contoh data penjualan dan pembelian persediaan selama tahun 2017 di PT. XY :

Tanggal

Keterangan

Kuantitas (unit)

Harga (Rp)

1 Jan

Persediaan awal

100

100.000

5 Feb

Pembelian

300

120.000

7 Maret

Penjualan

100

150.000

10 April

Penjualan

100

150.000

2 Mei

Pembelian

100

130.000

5 Juni

Penjualan

200

160.000

6 Juli

Pembelian

300

125.000

7 Oktober

Penjualan

100

160.000

10 November

Penjualan

200

170.000

3 Desember

Pembelian

100

130.000

Dari data di atas, berikut ini akan kita ulas cara perhitungannya menggunakan metode FIFO, LIFO dan Average.

Cara Perhitungan Metode FIFO

Dalam penerapan metode FIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang lama/pertama masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang terakhir masuk. Metode FIFO cocok diterapkan pada perusahaan yang menjual produk yang memiliki masa kadaluarsa, seperti makanan, minuman, obat dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh perhitungan metode FIFO dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

-

120

-

36.000

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

120

10.000

36.000

07 Mar

-

-

-

100

100.000

10.000.000

300

120

36.000

10 Apr

-

-

-

100

120.000

12.000.000

200

120

24.000

02 Mei

100

-

130

-

12.000

-

-

-

-

-

-

-

200

100

120

130

24.000

13.000

05 Jun

-

-

-

200

120

24.000

100

130

13.000

06 Jul

300

-

125

-

37.500

-

-

-

-

-

-

-

100

300

130

125

13.000

37.500

07 Okt

-

-

-

100

130

13.000

300

125

37.500

10 Nov

-

-

-

200

125.000

25.000.000

100

125

12.500

03 Des

100

-

130

-

13.000

-

-

-

-

-

-

-

100

100

125

130

12.500

13.000

Total

800

-

98.500

700

-

84.000

200

-

25.500

*hitungan ribu

Cara Perhitungan Metode LIFO

Dalam penerapan metode LIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang baru/terakhir masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang pertama atau awal masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode FIFO dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

-

120

-

36.000

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

120

10.000

36.000

07 Mar

-

-

-

-

-

-

100

-

120

-

12.000

-

100

200

100

120

10.000

24.000

10 Apr

-

-

-

-

-

-

100

-

120

-

12.000

-

100

100

100

120

10.000

12.000

02 Mei

100

-

-

130

-

-

12.000

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

100

100

100

100

120

130

10.000

12.000

13.000

05 Jun

-

-

-

-

-

-

100

100

130

120

13.000

12.000

100

100

10.000

06 Jul

300

-

125

-

37.500

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

125

10.000

37.500

07 Okt

-

-

-

-

-

-

100

-

125

-

12.500

-

100

200

100

125

10.000

25.000

10 Nov

-

-

-

200

125

25.000

100

100

10.000

03 Des

100

-

130

-

13.000

-

-

-

-

-

-

-

100

100

100

130

10.000

13.000

Total

800

-

98.500

700

-

86.500

200

-

23.000

*hitungan ribu

Cara Perhitungan Metode Average

Dalam penerapan metode Average berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang ada di gudang untuk dijual tanpa memperhatikan barang mana yang masuk lebih awal atau akhir. Jadi persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan rata-rata yang masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode Average dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

Unit

Harga/Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

Unit

Harga/Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

120

36.000

-

-

-

400

110

44.000

07 Mar

-

-

-

100

110

11.000

300

110

33.000

10 Apr

100

110

11.000

200

110

22.000

02 Mei

100

130

13.000

-

-

-

300

120

36.000

05 Jun

-

-

-

200

120

24.000

100

120

12.000

06 Jul

300

125

37.500

-

-

-

400

122.5

49.000

07 Okt

-

-

-

100

122.5

12.250

300

122.5

36.750

10 Nov

-

-

-

200

122.5

24.500

100

122.5

12.250

03 Des

100

130

13.000

-

-

-

200

126,25

25.250

Total

800

-

99.500

700

-

82.750

200

-

25.250

Semoga informasi tentang cara dan contoh perhitungan metode FIFO di atas bermanfaat untuk anda semua.

maaf kalau salah dan semoga bermanfaat;")***


28. contoh soal dan jawaban tentang jurnal umum periodik dan perpektual


pak Anton membeli barang dagang secara kredit harga Rp 10.000. buatlah jurnalnya.
#periodik
pembelian 10.000
hutang dagang 10.000

#perpetual
persediaan barang dagang 10.000
hutang dagang. 10.000

29. contoh soal.akutansi metode fifo​


Jawaban: fifo berhubungan dengan persediaan.. metodenya adalah barang yang pertama dibeli /masuk berarti dijual/keluar juga yg pertama.

Penjelasan: jika dalam 1 bulan ada 3x pembelian barang dalm hal ini akan menjadi persediaan barang dagang.

Maka barang yg pertama kali dibeli jika terjual maka barang tersebut yg pertama kali dikeluarkan.

Semoga membantu


30. 4 contoh soal materi struktur atom dan sistem periodik


1. Dalam Atom Ni dengan Atom 28 terdapat elektron yang tidak berpasangan Sebanyak..

2. Nomor Atom S = 16, jadi Konfigurasi Elektron Ion Sulfida, S²- adalah...

3. Elektron pada Tingkat Energi 4p mempunyai bilangan Kuantum...

4. Suatu Unsur dengan Konfigurasi Elektron [Ar] 3d10 4s²...


31. Buatlah 20 contoh soal essay sistem periodik unsur beserta jawabannya? ​


Jawaban:

sifat kapal dari manusia


32. guys..kasih contoh soal sifat keperiodikan unsur dong beserta pembahasannya dan usahakan soal hitungan..


Berikut ini adalah contoh Soal sifat keperiodikan unsur :

Dari Kedua unsur berikut Na (Z=11) dan Mg (Z=12) yang masing-masing. Tentukan unsur yang memiliki jari – jari atom paling kecil.Dari Ketiga unsur berikut:  Li (Z=3), Na (Z=11)  dan K (Z=19), urutkan ketiga unsur tersebut berdasarkan sifat energi ionisasinya.

Berikut ini adalah solusi dari pertanyaan tersebut :

Soal no.1

Na : 1s2, 2s2, 2p6, 3s1

Na terletak pada golongan I A dan periode 3

Mg : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2

Mg terletak pada golongan II A dan periode 3

Na dan Mg terletak pada periode yang sama yaitu 3.  Kedua unsur tersebut harus diurutkan ke samping kanan, yaitu: Na – Mg  (Mg disebelah kanan karena memiliki nomor golongan yang lebih besar yaitu II A). Sifat jari – jari atom dari kiri ke kanan makin kecil. Jadi unsur Mg memiliki jari – jari atom paling kecil.

Soal no. 2

Li : 1s2, 2s1

Li terletak pada golongan IA dan periode 2

Na : 1s2, 2s2, 2p6, 3s1

Na terletak pada golongan I A dan periode 3

K : 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6, 4s1

K terletak pada golongan I A dan periode 4

Li, Na, dan K terletak pada golongan yang sama yaitu IA. Ketiga unsur tersebut harus diurutkan ke bawah, yaitu:  Li - Na  - K. Li paling atas karena memiliki periode paling kecil, sedangkan K berada paling bawah karena memiliki periode paling besar. Sifat energi ionisasi dari bawah ke atas makin besar.  Jadi energi ionosasi: K < Na < Li.


Pembahasan

Unsur-unsur disusun secara sistematis dalam suatu sistem periodik unsur yang digagas oleh Henry G. J. Moseley tahun 1915 berdasarkan kenaikan nomor atom unsur. Nomor-nomor atom dari unsur-unsur dalam sistem periodik memiliki keterkaitan dengan sifat-sifat unsur atau yang disebut dengan sifat periodik unsur.

Sistem periodik unsur terdiri dari atas :

Jari-jari atom, merupakan jarak antara elektron pada kulit terluar dengan inti atom. Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar karena jumlah kulit elektron semakin banyak Sedangkan dalam satu periode dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin kecil karena semakin banyak elektron pada kulit terluar maka elektron semakin terimbas gaya tarik inti.Energi Ionisasi merupakan energi yang diperlukan oleh atom untuk melepas 1 elektron. Dalam satu golongan dari atas ke bawah energi ionisasi semakin kecil, karena jari-jari elektron semakin besar sehingga elektron valensi semakin mudah lepas. Dalam satu periode dari kiri ke kanan energi ionisasi semakin besar karena jari-jari atom semakin kecil, sehingga elektron semakin kuat terikat oleh gaya tarik inti.Afinitas Elektron merupakan energi yang dilibatkan oleh suatu atom untuk membentuk ion. Dalam satu golongan dari atas ke bawah, afinitas elektron semakin kecil. sedangkan dalam satu periode dari kiri ke kanan afinitas elektron semakin besar.Keelektronegatifan merupakan kecenderungan suatu atom untuk membentuk ion negatif. Dalam satu golongan dari atas ke bawah kelektronegatifan semakin kecil. Sedangkan dalam satu periode dari kiri ke kanan kelektronegatifan semakin besar.Pelajari lebih lanjutKonfigurasi Elektron di link brainly.co.id/tugas/9985842Sistem periodik unsur di link brainly.co.id/tugas/839558Unsur logam di link brainly.co.id/tugas/933488Detail tambahan

Kelas : X SMA

Mapel : Kimia

Materi : Sistem Periodik

Kode : 10.7.3

Kata Kunci : Keelektronegativan, energi ionisasi, afinitas elektron, jari-jari atom


33. gimana cara membuat fifo, tolong buat contohnya​


ini kak itu...maaf ya kak itu ada 3 foto


34. sebutkan 10 contoh soal sistem periodik


1.CaCO3=(nama kimia)
2.He=(nama kimia)
3.Hl=(nama kimia)
4.KOH=(nama kimia)
5.HCl=(nama kimia)
6.KCl=(nama kima)
7.NaOH=(nama kimia)
8.H2O=(nama kimia)
9.CO2=(namakimia)
10.CH3COOH=(NAMA KIMIA)

35. mohon bantuannya untuk menghitung nilai persediaan akhir menggunakan metode: periodik fifo, periodik lifo, dan periodik average.kalau tidak salah satunya saja, karna saya tidak mengerti sama sekali T-T​


Jawaban:

Terlampir di Microsoft Excel.

Penjelasan:

Materi : Penilaian Inventaris

Dalam melakukan penilaian inventaris, terdapat tiga metode yaitu FIFO, LIFO, dan Average (Rata rata).

Di Indonesia, metode penilaian yang disepakati adalah FIFO dan Average, jawaban kasus menggunakan metode weighted average disamping ada metode simple average (rata rata sederhana).

Untuk penjelasan lebih detail, terlampir di Microsoft Excel.

Terima kasih, selamat belajar !

Referensi :

E. Kieso, D., Jerry J., W., & Teery D. Warfield. 2007. Accounting Principles. Edisi 12. Salemba Empat.


36. 2. Jelaskan Perbedaan Metode Persediaan Periodik dan Perpetual, serta Metode Arus Biaya FIFO, LIFO dan Average!


pertanyaan :

Jelaskan perbedaan sistem pencatatan persediaan FIFO dan persediaan LIFO

jawaban :

LIFO (Last In First Out) metode ini kebalikan dari FIFO yakni membuat produk yang dimasukkan terakhir kali ke dalam penjualan lebih awal. Sedangkan, produk yang sudah ada sejak pertama akan dijual pada kemudian hari. LIFO digunakan agar penataan barang menjadi lebih mudah. sedangkan Averange adalah Metode rata-rata yang digunakan untuk menghitung biaya unit persediaan.


37. Apa itu gelombang periodik dan contohnya


Jawaban:

Gelombang di mana partikel media berosilasi terus-menerus tentang posisi mereka berarti secara teratur di tetap interval waktu disebut gelombang periodik. Gelombang periodik terdiri harmonik gelombang sinus fundamental dan tertentu dalam proporsi tertentu.

contoh

Telinga manusia mampu menanggapi gelombang longitudinal pada jangkauan frekuensi sekitar 20 Hz – 20.000 Hz. Untuk gelombang bunyi di udara yang merambat dengan laju v = 344 m/s hitunglah panjang gelombang yang bersesuaian dengan jangkauan frekuensi ini.

Penjelasan:

kalo betul jadikan jawaban terbaik;-)


38. persediaan periodik dengan ketiga metode fifo,lifo dan average


cara perhitungan nya atau apa??

39. contoh soal struktur atom dan sistem periodik unsur​


Jawaban:

Tuliskan konfigurasi elektron 18Ar dan terletak digolongan dan periode berapa???

soal

Diketahui ion – ion dengan jumlah elektron sebagai berikut.

A2+, e = 2

B+, e = 36

C3-, e = 10

D–, e =10

E3-, e = 18

Unsur dari ion – ion yang memiliki sifat kimia sama ditunjukkan oleh angka …

A. 1 dan 2

B. 1 dan 4

C. 2 dan 3

D. 3 dan 5

E. 4 dan 5

Pembahasan:

Unsur – unsur yang memiliki sifat kimia sama merupakan unsur – unsur dengan jumlah elektron valensi yang sama. Itu artinya, kita harus mencari konfigurasi elektron unsur dari setiap ion – ion di atas.

A2+, e = 2

A2+ = 1s2

A = 1s2 2s2

B+, e = 36

B+ = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6

B = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s1

C3-, e = 10

C3- = 1s2 2s2 2p6

C = 1s2 2s2 2p3

D–, e =10

D– = 1s2 2s2 2p6

D = 1s2 2s2 2p5

E3-, e = 18

E3- = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

E = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p3

Jumlah elektron valensi:

Unsur A = 2 → golongan IIA

Unsur B = 1 → golongan IA

Unsur C = 5 → golongan VA

Unsur D = 7 → golongan VIIA

Unsur E = 5 → golongan VA

Jadi, pasangan unsur dari ion – ion yang memiliki sifat kimia sama ditunjukkan oleh angka 3 dan 5.


40. Buat lah metode contoh fifo, livo dan evarage


Jawaban:

yaitu = Rp13.250.000

Penjelasan:

contoh metode fifo, livo dan evarage

FIFO perpetual (Rp) LIFO perpetual (RP) Average tertimbang

Penjualan 55.000.000 55.000.000 55.000.000

Harga pokok penjualan 16.500.000 20.000.000 18.250.000

Laba kotor 38.500.000 35.000.000 36.750.000

Biaya usaha 10.000.000 10.000.000 10.000.000

Laba sebelum pajak 28.500.000 25.000.000 26.750.000

Pajak penghasilan 40% 11.400.000 10.000.000 10.700.000

Laba bersih 17.100.000 15.000.000

perhitungan:

a.Harga pokok penjualan dengan metode FIFO perpetual

3.500 unit x Rp3.000,00= Rp10.500.000,00

1.500 unit x Rp4.000,00= Rp 6.000.000,00

Rp16.500.000,00

b. Harga pokok penjualan dengan metode LIFO perpetual

5.000 unit x Rp4.000,00 = Rp20.000.000,00

c. Harga pokok penjualan dengan metode rata-rata tertimbang

= 5.000 unit x ( Rp10.500.000,00 + Rp26.000.000,00 / 3.500 unit + 6.500 unit)

= 5.000 unit x Rp2.650,00 = Rp13.250.000

semoga bermanfaat


Video Terkait

Kategori akuntansi