Contoh Soal Bop

Contoh Soal Bop

Sebutkan beberapa Contoh BOP

Daftar Isi

1. Sebutkan beberapa Contoh BOP


Berikut beberapa contoh dari BOP:

Tagihan listrik hingga telepon.Biaya asuransi.Perlengkapan kantor.Biaya pemasaran.Komisi maupun bonus terhadap karyawan.

Pembahasan

Berikut penjelasan beberapa contoh dari BOP diatas:

Tagihan listrik hingga telepon. Tagihan listrik termasuk Biaya Overhead Pabrik dikarenakan termasuk biaya lebih diluar dari bisnis yang dilakukan, hal tersebut dapat terjadi karena meskipun listrik maupun telepon tidak digunakan akan tetap membayar serta jika digunakan terus akan menaik bayarnya.Biaya asuransi. Biaya asuransi termasuk biaya overhead karena memiliki biaya yang relatif stabil dan tidak berubah-ubah namun belum tentu semua karyawan akan mengalami sakit atau hal lainnya.Perlengkapan kantor. Perlengkapan kantor dianggap biaya yang tidak berhubungan langsung terhadap biaya bisnis produksi, maka dari hal ini dianggap biaya lebih atau overhead pabrik. Biaya pemasaran. Termasuk overhead karena tidak memiliki hubungan langsung dengan bisnis, maka dari hal ini biaya pemasaran termasuk biaya lebih pabrik.Komisi maupun bonus terhadap karyawan. Komisi serta bonus untuk pegawai termasuk biaya overhead pabrik karena tidak berhubungan dengan bisnis yang dilakukan.

Pelajari lebih lanjutWaktu ketika terjadinya selisih BOP https://brainly.co.id/tugas/17212002Pengetahuan terhadap jika terjadi BOP https://brainly.co.id/tugas/892653Perhitungan tentang BOP https://brainly.co.id/tugas/12031533

Detail jawaban

Kelas: 10

Mapel: Ekonomi

Bab: Bab 2 - Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi

Kode: 10.12.2

#AyoBelajar


2. jelaskan biaya bop dan contohnya


PENGERTIAN BIAYA OVERHEAD PABRIK

Biaya overhead pabrik (manufacturing overhead costs) adalah biaya produksi yang tidak masuk dalam biaya bahan baku maupun biaya tenaga kerja langsung. Apabila suatu perusahaan juga memiliki departemen-departemen lain selain departemen produksi maka semua biaya yang terjadi di departemen pembantu tersebut (termasuk biaya tenaga kerjanya) dikategorikan sebagai biaya overhead pabrik. Biaya overhead pabrik biasanya muncul dari biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk pemakaian bahan tambahan, biaya tenaga kerja tak langsung, pengawasan mesin produksi, pajak, asuransi, hingga fasilitas-fasilitas tambahan yang diperlukan dalam proses produksi.

PENGGOLONGAN BIAYA OVERHEAD PABRIK

Sebelum menentukan anggaran biaya overhead pabrik, kita harus bisa menggolongkan biaya overhead pabrik terlebih dahulu. Dengan adanya penggolongan, kita akan lebih mudah dalam menentukan seberapa besar anggaran yang perlu disisihkan sebagai anggaran biaya overhead pabrik sesuai dengan usaha di perusahaan kita. Biaya overhead pabrik dapat digolongkan ke dalam tiga kriteria, yakni:

1. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut sifatnya

Berdasarkan sifatnya, biaya overhead pabrik dapat dibagi menjadi:

a. Biaya bahan penolong

Bahan penolong yang dimaksud dalam hal ini adalah bahan yang tidak menjadi bagian dari hasil produksi atau bahan yang nilainya relatif kecil dibandingkan harga keseluruhan produk.

b. Biaya tenaga kerja tak langsung

Tenaga kerja tak langsung yang dimaksud dalam biaya overhead pabrik adalah tenaga kerja perusahaan yang upahnya tidak dapat diperhitungkan secara langsung kepada produk.

c. Biaya reparasi dan pemeliharaan

Biaya reparasi dan pemeliharaan yang dimaksud dalam biaya overhead pabrik adalah biaya suku cadang (spareparts), biaya bahan habis pakai (factory supplies), dan harga jasa yang perlu dikeluarkan perusahaan untuk keperluan perbaikan dan pemeliharaan mesin produksi, kendaraan, dan alat-alat perusahaan lainnya.


3. Contoh BOP variable sebagai berikut kecuali biaya​


Jawaban:

biaya reparasi dan pemeliharaan


4. Pada kapasitas normal 4.000 unit diketahui jumlah Bop Variable Rp. 12.000.000,- dan jumlah BOP kerap RP. 8.000.000,- Dalam sata periode, kapasitas direncanakan naik menjadi 125% kapasitas normal. kapasitas yang sesungguhnya dicapai = 4.800.uni- dengan jumlah Bop yang sesungguhnya terjadi sebesar Rp. 22.000.000,- Diminta: 1. Tentukan tarif Bop pada kapasitas budget 2. Tentukan Selisih BOP, dan buat analisis Selisih Buat ayat jurnal Seperlunya. 3. -​


1. Untuk menentukan tarif BOP pada kapasitas budget, kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

Tarif BOP = Total Biaya BOP / Kapasitas Normal

Dalam hal ini, jumlah BOP Variable adalah Rp. 12.000.000,- dan jumlah BOP kerap adalah Rp. 8.000.000,- pada kapasitas normal 4.000 unit.

Tarif BOP Variable = Rp. 12.000.000,- / 4.000 unit = Rp. 3.000,- per unit
Tarif BOP Kerap = Rp. 8.000.000,- / 4.000 unit = Rp. 2.000,- per unit

2. Untuk menentukan Selisih BOP, kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

Selisih BOP = BOP yang Sesungguhnya Terjadi - BOP yang Direncanakan

Dalam hal ini, jumlah BOP yang sesungguhnya terjadi adalah Rp. 22.000.000,- dan jumlah BOP yang direncanakan adalah Rp. 20.000.000,-.

Selisih BOP = Rp. 22.000.000,- - Rp. 20.000.000,- = Rp. 2.000.000,-

Analisis Selisih BOP:
Selisih BOP positif sebesar Rp. 2.000.000,- menunjukkan bahwa biaya yang sebenarnya melebihi biaya yang direncanakan. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti kenaikan harga bahan baku, biaya tenaga kerja, atau faktor lain yang menyebabkan biaya produksi meningkat.

Ayat Jurnal Penyesuaian (seperlunya):
Tidak ada informasi yang cukup untuk menyusun ayat jurnal penyesuaian. Anda mungkin perlu menyediakan informasi tambahan untuk memungkinkan penyesuaian yang sesuai.

3. Dalam pertanyaan ini, tidak ada permintaan yang spesifik untuk poin ketiga. Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan atau permintaan lain, silakan berikan informasi lebih lanjut.

5. cara mencari BOP biaya produksi


Ada tiga penggolongan biaya overhead pabrik :
1. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut sifatnya
Biaya overhead pabrik adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung . Biaya – biaya produksi yang termasuk dalam biaya overheaad pabrik dikelompokkan menjadi beberapa golongan :
a. Biaya bahan penolong adalah bahan yang tidak menjadi bagian produk jadi atau bahan yang meskipun menjadi bagian produk jadi tetapi nilainya relatif kecil bila dibandingkan dengan harga pokok produksi tersebut.
b. Biaya reparasi dan pemeliharaan berupa biaya suku cadang , biaya bahan habis pakai dan harga perolehan jasa dari pihak luar perusahaan untuk keperluan perbaikan dan pemeliharaan emplasemen , perumahan , banguna pabrik dan aktiva tetap lainnya yang digunakan untuk keperluan pabrik.
c. Biaya tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja pabrik yang upahnya tidak dapat diperhitungkan secara langsung kepada produk ata pesanan tertentu.Terdiri dari upah , tunjangan dan biaya kesejahteraan . Tenaga kerja tidak langsung terdiri dari 1) karyawan yang bekerja dalam departemen pembantu ( departemen pembangkit listrik ). 2) Karyawan tertentu yang bekerja dalam departemen produksi ( Kepala departemen produksi , mander )
d. Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap antara lain biaya- biaya depresiasi emplasemen pabrik , banguna pabrik, mesin dan peralatan , dan aktiva tetap lain yang digunakan di pabrik.
e. Biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu. Biaya yang termasuk dalam kelompok ini antara lain biaya asuransi gedung dan emplasemen, asuransi mesin dan peralatan , asuransi kecelakaan karyawan.
f. Biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memelukan pengeluaran uang tunai. Biaya yang termasuk kelompok ini adalah biaya reparasi yang diserahkan kepada piihak luar perusahaan , biaya listrik PLN dan sebagainya.
2. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut perilakunya dalam hubungan dengan perubahan volume produksi.
Biaya overhead pabrik dapat dibagi tiga golongan : 1) biaya overhead pabrik tetap adalah biaya overhead pabrik yang tidak berubah dalam kisar perubahan volume kegiatan tertentu. 2) biaya overhead pabrik variabel adalah biaya overhead pabrik yang berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan . 3) biaya overhad pabrik semi variabel adalah biaya overhead pabrik yang berubah tidak sebanding denga perubahan volume kegiatan.
3. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut hubungannya dengan departemen
Departemen- departemen yang ada dalam pabrik , biaya overhead pabrik dapat digolongkan menjadi dua kelompok : 1) biaya overhead pabrik langsung departemen adalah biaya overhead pabrik yang terjadi dalam departemen tertentu dan manfaatnya hanya dinikmati oleh departemen tersebut ( contoh : gaji mandorr departemen produksi , biaya depresiasi mesin dan biaya bahan penolong ) . 2) biaya overhead pabrik tidak langsung departemen adalah biaya overhead pabrik yang manfaatnya dinikmati oleh lebih dari satu departemen ( contoh : biaya depresiasi , pemeliharaan asuransi gedung pabrik yang digunakan oleh beberapa departemen produksi )

6. Kapan terjadinya selisih bop laba dan selisih bop rugi


Selisih BOP laba akan terjadi ketika BOP sesungguhnya lebih besar dari BOP yang dibebankan. Adapun jurnal yang digunakan untuk mencatat selisih rugi BOP tersebut adalah:

⠀[D] Selisih BOP ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rpxxx

⠀⠀⠀ [K] BOP Sesugguhnya⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rpxxx

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Selisih BOP rugi akan terjadi ketika BOP sesungguhnya lebih kecil dari BOP yang dibebankan. Adapun jurnal yang digunakan untuk mencatat selisih BOP tersebut adalah:

⠀[D] BOP Sesugguhnya ⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rpxxx

⠀⠀⠀ [K] Selisih BOP⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Rpxxx

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Contoh BOP - https://brainly.co.id/tugas/5848780

Cara menghitung BOP - https://brainly.co.id/tugas/8507246

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Detail tambahan:

Mapel⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ : Akuntansi - Akuntansi Biaya

Kelas⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀: 12

Materi⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ : Biaya Overhead Pabrik (BOP)

Kata Kunci⠀⠀⠀⠀⠀ : Selisih BOP, Laba, Rugi, BOP Sesungguhnya, BOP dibebankan

Kode soal⠀⠀⠀⠀⠀⠀: 21

Kode Kategorisasi : 12.21



7. apa yang akan terjadi jika bop dibebankan lebih besar dari pada bop sesungguhnya


jika bop dibebankan lebih besar dari pada bop sesungguhnya maka akan terjadi kebangkrutan




mohon maaf bila salah

8. Berikut adalah data PT Nias pada tahun 2016. Taksiran BOP tetap Taksiran BOP variabel Jam mesin normal 40.000 jam Jam mesin sesungguhnya 35.000 jam BOP yang sesungguhnya Tarif BOP berdasarkan jam mesin adalah ... A. Rp125,00 D. Rp400,00 B. Rp200,00 Rp266,67 Rp17.500.000,00 E. Rp450.00​


Jawaban:

17.500.000.00

Penjelasan:


9. Makna bop nya apa ya?


biaya overhead pabrik (BOP) adalah biaya produksi yang tidak langsung terhadap produk.

pembebanan BOP dapat dilakukan berdasarkan pemacu biaya (cost driver) yaitu volume activity atau berdasarkan non volume activity. dengan menggunakan volume activity tarip BOP dibagi dengan jumlah volume aktivitas.

10. 3. Taksiran BOP pada periode tertentu Rp.1.000.000 dan taksiran jam mesin yang bisa dicapai adalah 4.000 jam. Hitunglah tarif BOP per jam mesin dan hitunglah BOP yang dibebankan pada periode yang bersangkutan jika jam mesin yang bisa dicapai adalah 3.000 jam


Jawaban:

Untuk menghitung tarif BOP per jam mesin, kita dapat menggunakan rumus:

Tarif BOP per jam mesin = Total BOP / Total jam mesin

Dalam kasus ini, taksiran BOP pada periode tertentu adalah Rp.1.000.000 dan taksiran jam mesin yang bisa dicapai adalah 4.000 jam. Maka,

Tarif BOP per jam mesin = Rp.1.000.000 / 4.000 jam

Tarif BOP per jam mesin = Rp.250/jam

Artinya, biaya overhead pabrik per jam mesin adalah sebesar Rp.250.

Selanjutnya, untuk menghitung BOP yang dibebankan pada periode yang bersangkutan jika jam mesin yang bisa dicapai adalah 3.000 jam, kita dapat menggunakan rumus:

BOP = Tarif BOP per jam mesin x Total jam mesin pada periode yang bersangkutan

BOP = Rp.250/jam x 3.000 jam

BOP = Rp.750.000

Jadi, BOP yang dibebankan pada periode yang bersangkutan jika jam mesin yang bisa dicapai adalah 3.000 jam adalah sebesar Rp.750.000.


11. sebutkan perkiraan perkiraan BOP??


Biaya overhead pabrik
1.biaya bahan baku. ( bahan mentah)
2.biaya karyawan
3.biaya reparasi
4. Biaya penambahan waktu ( gak sesuai scudle)
5. Biaya asuransi gedung, mesin dll1. biaya bahan mentah tidak langsung(bahan penolong)
2.biaya tenaga kerja tidak langsung( termasuk gaji)
3.biaya reparasi dan pemeliharaan
4.biaya yang timbul sebagai akibat penilaian aktiva tetap
5.biaya yang timbul akibat berlalunya waktu
6.biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memerlukan pengeluaran uang tunai


12. Apa yang dimaksud dengan tarif BOP berbasis volume?


Jawaban:

biaya overhead pabrik (BOP) adalah biaya produksi yang tidak masuk dalam biaya bahan baku maupun biaya tenaga kerja langsung.

Penggolongan biaya overhead:

=> pabrik

menurut sifatnya:

a. biaya bahan penolong

b. biaya twnaga kerja tak langsung

c. biaya reparasi dan pemeliharaan

menurut perilakunya:

a. biaya overhead pabrik tetap

b. biaya overhead pabrik variabel

c. biaya overhead pabrik semivariabel

menurut hubungannya:

a. biaya overhead pabrik langsung departemen

b. biaya overhead pabrik tidak langsung departemen


13. Taksiran BOP pada suatu periode adalah Rp 9.000.000,00 dan taksiran produk yang dihasilkan adalah 10.000 unit. Tarif BOP per unit jika BOP yang dibebankan 15.000 unit adalah ….. *


Jawaban:

Rp 600.00

Penjelasan:

BOP:Jumlah Unit

9.000.000 : 15.000

600


14. Mengapa perusahaan menggunakan BOP pembebanan jika sudah mempunyai informasi BOP sesungguhnya ?


Biaya overhead pabrik dibebankan ke harga pokok tarip yang tepat dimuka. Ini akan menghasilkan proses untuk menentukan tarip BOP. Kemudian analisis dan perlakuan terhadap selisih antara BOP yang dibebankan ke produk melalui tarip dengan BOP yang sebenarnya.

Memilih dasar pembebanan biaya overhead pabrik untuk produk yang terbagi atas dasar pembebanan sebagai berikut:

(1) Produk atau Satuan Produk



(2) Biaya Bahan Baku



(3) Biaya Tenaga Kerja

Jika sebagian besar elemen BOP terhubung dengan jumlah tenaga kerja langsung (misalnya pajak penghasilan karyawan yang menjadi tanggungan perusahaan) maka dasar pembebanannya adalah biaya tenaga kerja.



(4) Jam Tenaga Kerja Langsung

Hal ini berhubungan dengan waktu untuk membuat produk.



(5) Jam Mesin

Hal ini membutuhkan BOP berhubungan dengan waktu kerja mesin untuk membuat produk.




15. Besar sudut BOP adalah​


Besar POQ = 60°

Besar AOB = 75°

Besar AOQ = 180° karena bentuknya lurus

[tex]\texttt{}[/tex]

Ditanya :

Besar BOP?

[tex]\texttt{}[/tex]

Jawab :

BOP = AOQ - (POQ + AOB)

BOP = 180° - (60° + 75°)

BOP = 180° - 135°

BOP = 45°

Jadi, besar BOP adalah 45°


16. Sebutkan BOP pada perusahaan manufaktur


Jawaban:

BOP muncul dari biaya-biaya untuk tenaga kerja tidak langsung, penggunaan bahan tambahan, pajak, pengawasan mesin produksi, asuransi, dan juga beragam fasilitas tambahan dalam proses produksi

Penjelasan:

maaf kalau salah


17. cara menghitung nilai BOP?​


Jawaban:

Macam-macam penghitungan dasar Pembebanan Baya Overhead pabrik kepada produk antara lain:

a. Jumlah satuan produk

Metode ini langsung membebankan biaya overhead pabrik kepada produk dan lebih cocok digunakan dalam perusahaan yang hanya memproduksi satu jenis produk.

b. Biaya bahan baku

Apabila harga pokok bahan baku sebagai dasar pembebanan

Sebagai catatan, semakun besar biaya bahan baku yang dikeluarkan untuk mengolah produk, maka semakin besar pula biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada produk. Metode ini terbatas penggunaannya karena adanya kemungkinan sebuah produk dibuat dari bahan baku dengan harga yang mahal, sementara produk lain dibuat dari bahan yang lebih murah. Dalam kasus seperti ini, jika pengerjaan kedua produk sama, maka produk pertama akan menerima beban biaya overhead pabrik yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk yang kedua.

c. Biaya tenaga kerja

Apabila sebagian besar elemen biaya overhead pabrik mempunyai hubungan yang erat dengan jumlah upah tenaga kerja langsung, maka dasar yang dipakai untuk membebankan biaya overhead pabrik adalah biaya tenaga kerja langsung

Penting sebagai catatan, metode ini memiliki kelemahan karena biaya overhead pabrik harus dilihat sebagai tambahan nilai produk. Jumlah biaya tenaga kerja langsung juga dianggap meliputi upah tenaga kerja dari berbagai tingkatan yang ada dalam perusahaan.

d. Jam tenaga kerja langsung

Apabila biaya overhead pabrik mempunyai hubungan erat dengan waktu untuk membuat produk, maka dasar yang dipakai untuk membebankan adalah jam tenaga kerja langsung.

e. Jam mesin

Apabila biaya overhead pabrik bervariasi dengan waktu penggunaan mesin maka dasar yang dipakai membebankan adalah jam

Penjelasan:

maaf kalau salah:')


18. Taksiran bop pada suatu adalah 10.000.000 dengan taksiran produk yang dihasilkan sebanyak 10.000 unit. Pada periode tersebut produksi sebanyak 11.000 unit dengan bop sesungguhnya yang dikeluarkan sebesar 10.500.000 maka besarnya bop yang dibebankan keproduk sebesar ​


Jawaban:

Rp 10.000.000,00 : 10.000 = Rp 1.000,00

10.500.000: 11.000 = Rp.954

Penjelasan:

harga bisa di ketahui dengan BOP:jumlah produksi

jika BOP Rp 10.000.000,00

dengan produksi :10.000unit

Rp 10.000.000,00 : 10.000 = Rp 1.000,00

begitupun dengan

10.500.000: 11.000 = Rp.954


19. apa yg dimaksud BOP dan KJP.


Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
Kartu Jakarta Pintar (KJP)

20. BOP dalam akuntansi adalah ​


Penjelasan:

Biaya overhead pabrik merupakan biaya produksi yang tidak masuk kedalam biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung. Jika sebuah perusahaan memiliki departemen lain selain departemen produksi, maka biaya yang terjadi dalam departemen pembantu dikelompokkan sebagai biaya overhead pabrik (BOP).

maaf kalau salah, semoga membantu.

Jawaban:

Biaya Overhead Pabrik

Penjelasan:

Biaya overhead pabrik merupakan biaya produksi yang tidak masuk kedalam biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung. Jika sebuah perusahaan memiliki departemen lain selain departemen produksi, maka biaya yang terjadi dalam departemen pembantu dikelompokkan sebagai biaya overhead pabrik (BOP). Pada umumnya BOP muncul dari biaya yang harus dikeluarkan untuk penggunaan bahan tambahan, biaya tenaga kerja tidak langsung, pengawasan mesin produksi, pajak, asuransi, serta berbagai fasilitas tambahan yang digunakan dalam proses produksi.


21. sebutkan perkiraan perkiraan BOP??


Tarif BOP diperlukan dalam rangka penentuan harga pokok produksi. Berdasarkan penentuan biaya BOP untuk masing-masing bagian, maka dapat dihitung tarif BOP dengan cara membagi BOP dianggarkan dengan tingkat kegiatan di masing-masing departemen (bagian). Penentuan tarif biaya overhead pabrik dilaksanakan melalui tiga tahap berikut:

1.    Menyusun anggaran BOP

       Dalam menyusun anggaran BOP harus diperhatikan tingkat kegiatan yang akan dipakai sebagai dasar penaksiran BOP. Ada tiga macam kapasitas yang dapat dipakai sebagai dasar pembuatan anggaran BOP antara lain:

a.    Kapasitas Praktis

   Untuk menentukan besarnya kapasitas praktis dan kapasitas normal terlebih dahulu harus ditentukan kapasitas teoritis, yakni volume produksi maksimum yang dapat dihasilkan oleh pabrik.

   Kapasitas teoritis dapat diartikan sebagai kapasitas pabrik atau suatu departemen untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh tanpa berhenti selama jangka waktu tertentu. Kapasitas praktis adalah kapasitas teoritis dikurangi dengan kerugian-kerugian waktu yang tidak dapat dihindari karena hambatan-hambatan intern perusahaan. Penetapan kapasitas praktis ini perlu dilakukan karena sangat tidak mungkin suatu pabrik dijalankan pada kapasitas teoritis. Dengan demikian perlu diperhitungkan kelonggaran-kelonggaran waktu dalam penentuan kapasitas seperti penghentian pabrik yang tidak dapat dihindari karena kerusakan mesin.

b.    Kapasitas Normal

   Adalah kemampuan perusahaan untuk memproduksi dan menjual produknya dalam jangka panjang. Jika dalam penentuan kapasitaspraktis hanya diperhitungkan kelonggaran-kelonggaran waktu akibat faktor-faktor intern perusahaan, maka dalam penentuan kapasitas normal diperhitungkan pula kecenderungan penjualan dalam jangka panjang.

c.    Kapasitas Sesungguhnya yang Diharapkan

   Adalah kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang. Jika anggaran BOP didasarkan pada kapasitas sesungguhnya yang diharapkan, maka berarti ramalan penjualan tahun yang akan datang dipakai sebagai dasar penentuan kapasitas, sedangkan jika anggaran tersebut didasarkan pada kapasitas praktis dan normal, maka titik berat diletakkan pada kapasitas fisik pabrik.

   Penentuan tarif BOP atas dasar kapasitas sesungguhnya yang diharapkan merupakan pendekatan jangka pendek, dan metode ini umumnya mengakibatkan digunakan tarif yang berbeda dari periode ke periode. Penentuan tarif BOP atas dasar kapasitas praktis atau kapasitas normal merupakan pendekatan jangka panjang, yang menghubungkan tingkat kegiatan perusahaan dengan kapasitas fisik pabrik dan tidak dipengaruhi oleh perubahan-perubahan penjualan yang bersifat sementara. Dengan pendekatan ini tarif BOP relatif konstan untuk jangka waktu yang relatif lama.

2.    Memilih dasar pembebanan BOP kepada produk

       Setelah anggaran BOP selesai disusun, maka langkah selanjutnya adalah memilih dasar yang akan dipakai untuk membebankan secara adil BOP kepada produk. Dasar pembebanan ini dikenal sebagai satuan kegiatan atau satuan penghitung yakni satuan yang dipakai untuk mengetahui jumlah kegiatan yang telah dilakukan oleh bagian produksi dan bagian jasa dalam rangka proses produksi. Satuan kegiatan ini sangat diperlukan dalam penyusunan anggaran BOP karena pada prinsipnya BOP merupakan hasil perkalian antara satuan kegiatan dengan tarif BOP.

Beberapa dasar yang dapat dipakai sebagai satuan kegiatan untuk membebankan BOP kepada produk, antara lain:

a.    Satuan produk

   Metode ini merupakan metode yang paling sederhana dan langsung membebankan BOP kepada produk. Beban BOP untuk setiap produk dihitung dengan formula berikut:

   Metode ini cocok digunakan untuk perusahaan yang hanya memproduksi satu jenis produk. Jika perusahaan menghasilkan lebih dari macam produk yang serupa dan berhubungan erat satu dengan yang lain, maka pembebanan dengan dasar tertimbang atau dasar nilai.

b.    Biaya bahan mentah

   Jika BOP yang dominan bervariasi dengan nilai bahan mentah (misal biaya asuransi bahan baku), maka dasar yang dipakai untuk membebankannya kepada produk adalah biaya bahan bakuyang dipakai. Formula perhitungan tarif BOP adalah sebagai berikut:

c.    Biaya Tenaga Kerja Langsung

   Jika sebagian besar elemen BOP mempunyai hubungan yang erat dengan jumlah upah TKL (contoh pajak penghasilan atas upah karyawan yang ditanggung perusahaan), maka dasar yang dipakai untuk membebankan adalah biaya TKL.

Formula perhitungan tarif BOP adalah sebagai berikut:



22. bedanya biaya tetap dengan BOP tetap?​


Biaya Tetap adalah biaya yang tetap sama, terlepas dari volume yang dihasilkan.
Biaya Overhead Pabrik adalah semua biaya yang dikeluarkan selama proses produksi kecuali biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

23. 24. Berilah 2 contoh interaksi manusia dengan alam !Bop KD 322​


Jawaban:

1. Petani yang menyesuaikan musim hujan sebagai waktu menanam padi.

2. Nelayan yang menyesuaikan waktu berlayar agar didapat hasil tangkapan yang maksimal


24. apabila saldo BOP sesungguhnya 6.500.000 dan saldo BOP dibebankan 6.800.000.jurnal untuk mencatat selisih BOP adalah a. selisih BOP 300.000 BOPS 300.000 b. selisih BOP 300.000 BOPD 300.000


selisi BOP yaitu selisi BOP 300.000 BOPD 300.000

25. 5. PT Anhar menetapkan tarif BOP atas dasar jam mesin. Anggaran BOP ditetapkan pada kapasitas normal 30.000 jam mesin, dengan anggaran sebagai berikut. - BOP tetap Rp 15.000.000,00 - BOP variabel Rp 30.000.000,00 Total : Rp 45.000.000,00 Dari kegiatan selama periode: Mesin digunakan selama 20.000 jam mesin BOP sesungguhnya terjadi berjumlah Rp31.000.000,00 Dari data di atas, hitunglah! a. Tarif BOP tetap dan variabel. b. BOP yang dibebankan kepada produk.NGASAL? REPORT+JADI YATIM. gausah ngemis point​


Jawaban:

a. Tarif BOP tetap dan variabel dapat ditemukan dengan membagi anggaran BOP tetap dan variabel dengan kapasitas mesin normal. Sehingga:

Tarif BOP tetap = Rp 15.000.000,00 / 30.000 jam mesin = Rp 500/jam mesin

Tarif BOP variabel = Rp 30.000.000,00 / 30.000 jam mesin = Rp 1.000/jam mesin

b. BOP yang dibebankan kepada produk dapat ditemukan dengan mengalikan jumlah jam mesin yang digunakan dengan tarif BOP variabel. Sehingga:

BOP yang dibebankan kepada produk = 20.000 jam mesin * Rp 1.000/jam mesin = Rp 20.000.000,00

Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa BOP yang dibebankan kepada produk sebesar Rp 20.000.000,00.


26. Jelaskan perbedaan antara bop aktual dengan bop yang dibebankan


keduanya merupakan pengakuan bop dalam menyelesaikan penyesuaian

Penjelasan:

BOP aktual menggunakan metode neraca

BOP yang dibebankan menggunakan metode laba rugi


27. kepanjangan BOPtolong ya


BOP(Biaya Overhead Pabrik) adalah biaya produksi selain biaya bahan baku(BBB) dan biaya tenaga kerja langsung(BTKL).

28. Mengapa indonesia tidak berfokus sama bop dalam pembentukan proses produksi?


karena:Biaya overhead pabrik merupakan biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik dapat digolongkan menurut sifatnya, perubahan volume dan kaitan dengan departemen.


29. diketahui pesanan bahan baku Rp 10.000.000,- biaya tenaga kerja langsung Rp 9.000.000,- BOP selain bahan penolong dan tenaga kerja tak langsung sebesar Rp. 700.0000,- tarif BOP 135% dari bahan baku, maka selisih BOP adalah


selisih BOP-nya adalah Rp 12.800.000,-

Penjelasan

%BOP = BOP/BBB × 100%

135% = BOP/10.000.000 × 100%

135% / 100% = BOP/10.000.000

1,35 = BOP/10.000.000

BOP = 1,35 × 10.000.000

BOP = 13.500.000

Selisih BOP

= 13.500.000 - 700.000

= 12.800.000

Jadi, selisih BOP-nya adalah Rp 12.800.000,-

Detail JawabanKelas : 11Mapel : AkuntansiMateri : Perusahaan DagangKode : 11.21Kata Kunci : Biaya Overhead Pabrik, perhitungan tarif BOP

30. Kenapa BOP harus tetap di bayar, meskipun perusahaan dalam keadaan pailit?


karana bop merupakan barang oprasional pabrik
dia di pesan duluan untuk biaya oprasional atau pembuatan produksi nya jadi barang itu tetap harus di bayar

31. Taksiran BOP pada suatu periode adalah Rp.7.500.000 dan taksiran produk yang dihasilkan pada periode yang bersangkutan adalah 15.000 unit. Hitunglah besarnya tarif BOP per unit dan BOP yang dibebankan pada produk, jika produk yang dihasilkan pada periode yang bersangkutan adalah 12.000 unit


Jawaban:

Untuk menghitung tarif BOP per unit, kita perlu membagi total BOP dengan jumlah produk yang dihasilkan. Dalam kasus ini:

Total BOP = Rp. 7.500.000

Jumlah produk = 15.000 unit

Tarif BOP per unit = Total BOP / Jumlah produk

Tarif BOP per unit = Rp. 7.500.000 / 15.000 unit

Tarif BOP per unit = Rp. 500 per unit

Dengan menggunakan tarif BOP per unit yang telah dihitung, kita dapat menghitung BOP yang dibebankan pada produk jika jumlah produk yang dihasilkan adalah 12.000 unit.

BOP yang dibebankan pada produk = Tarif BOP per unit x Jumlah produk

BOP yang dibebankan pada produk = Rp. 500 per unit x 12.000 unit

BOP yang dibebankan pada produk = Rp. 6.000.000

Jadi, besarnya tarif BOP per unit adalah Rp. 500 per unit, dan BOP yang dibebankan pada produk jika jumlah produk yang dihasilkan adalah 12.000 unit adalah Rp. 6.000.000.


32. tujuan perusahaan menganggarkan BOP?


Tujuan utamanya yaitu agar perusahaan tidak bangkrut karena BOP itu mengatur keuangan suatu perusahaan dengan menyeimbangi pengeluaran dan pemasukan perusahaan dan keuangan perusahaan akan digunakan secara efisien & menguntungkan

33. diketahui biaya bahan langsung 165000000,btk 42000 jam dengan tarif 2500/jam,bop dibebankan 1500/jam kerja langsung,bop sesungguhnya 65000000.diminta pencatatan bop ,pemakaian bhn baku dan tenaga kerja langsung


» Jurnal pembebanan BOP
BDP–BOP (debet) 63.000.000
BOP–D (kredit) 63.000.000

» Jurnal pemakaian bahan baku
BDP–BBB (debet) 165.000.000
Persediaan bahan langsung (kredit) 165.000.000

» Jurnal pemakaian biaya tenaga kerja
BDP–BTKL (debet) 105.000.000
Biaya tenaga kerja langsung (kredit) 105.000.000

34. Sebutkan dan jelaskan tarif BOP dihitung berdasarkan anggaran BOP dibagi dengan dasar alokasi??​


Jawaban:

Pada dasarnya langkah-langkah penentuan tarif biaya overhead pabrik per departemen sebagai berikut:

1. Penyusunan anggaran biaya overhead pabrik (BOP) per departemen.

2. Alokasi biaya overhead departemen pembantu ke departemen produksi.

Ada 2 macam metode alokasi biaya overhead departemen pembantu.

1. Alokasi biaya overhead pabrik metode langsung.

2. Metode alokasi bertahap, yang terdiri dari

°Metode alokasi kontinu

°Alokasi biaya metode aljabar

° Metode urutan alokasi yang diatur.

3. Perhitungan tarif pembebanan biaya overhead per departemen.

Penjelasan:

Mohon Maaf Kalau ada Kesalah

Semoga Bermanfaat Amiin YRA


35. Perbedaan BOP dibebankan dan taksiran BOP?


pranco gudang penjual

36. 5. PT Anhar menetapkan tarif BOP atas dasar jam mesin. Anggaran BOP ditetapkan pada kapasitas normal 30.000 jam mesin, dengan anggaran sebagai berikut. - BOP tetap Rp 15.000.000,00 - BOP variabel Rp 30.000.000,00Total : Rp 45.000.000,00 Dari kegiatan selama periode: Mesin digunakan selama 20.000 jam mesin BOP sesungguhnya terjadi berjumlah Rp31.000.000,00 Dari data di atas, hitunglah! a. Tarif BOP tetap dan variabel. b. BOP yang dibebankan kepada produk.​


Jawaban:

a. Tarif BOP tetap dan variabel:

Tarif BOP tetap = Rp 15.000.000,00 / 30.000 jam mesin = Rp 500 per jam mesin

Tarif BOP variabel = Rp 30.000.000,00 / 30.000 jam mesin = Rp 1.000 per jam mesin

b. BOP yang dibebankan kepada produk:

BOP tetap yang dibebankan = 20.000 jam mesin x Rp 500 per jam mesin = Rp 10.000.000

BOP variabel yang dibebankan = 20.000 jam mesin x Rp 1.000 per jam mesin = Rp 20.000.000

Total BOP yang dibebankan ke produk = Rp 10.000.000 + Rp 20.000.000 = Rp 30.000.000

Hallo kaka mau di bantu jawabnya bisa menghubungi no kami +62 821-2652-6626

Keterangan: BOP yang sebenarnya sebesar Rp 31.000.000,00 lebih kecil dari BOP yang dibebankan ke produk Rp 30.000.000,00, ini berarti ada selisih antara anggaran dan realisasi BOP yang perlu dicatat dan dianalisis.


37. Sebutkan karasteristik BOP.


Jawaban:

itu mungkin BGP

~Karakteristik BGP

Menggunakan TCP port 179 untuk membangun dan menjaga koneksi antar peer.

Merupakan distance vector routing protocol, namun kebanyakan menyebutnya Path vector protocol.

Memiliki metric paling besar dan kompleks bila dibandingkan protokol routing lainnya.

Secara default best path ditentukan oleh jumlah hop, namun hop yang dimaksud disini bukanlah sebuah router melainkan sebuah AS (Autonomous System).

Penjelasan:

SEMOGA MEMBANTU

1. Menggunakan TCP port 179 untuk membangun dan menjaga koneksi antar peer.

2. Merupakan distance vector routing protocol, namun kebanyakan menyebutnya Path vector protocol.

3. Memiliki metric paling besar dan kompleks bila dibandingkan protokol routing lainnya.

4. Secara default best path ditentukan oleh jumlah hop, namun hop yang dimaksud disini bukanlah sebuah router melainkan sebuah AS (Autonomous System).


38. akun selisih bop jika perusahaan rugi?akun selisih bop didebit atau kredit?


ditunjuk nama rekening yang harus didebit dan dikredit dalam buku besar.
ane sebenarnya juga bingung sama soal ini -_-

39. Mengapa perusahaan perlu menggunakan bop


Jawaban:

Dengan adanya BOP, maka Anda bisa mengetahui rincian masing-masing alokasi biaya yang dikeluarkan. Sehingga, pembuatan anggaran akan lebih terbantu dan terencana.


40. bagaimana cara menghitung biaya BOP?


BOP= biaya bahan pembantu+biaya tenaga kerja tidak langsung+biaya tidak langsung lain-lain.
pokoknya biaya-biaya yang belakangnya ada kata 'pabrik' itu BOP. biasanya begitu.

Video Terkait

Kategori akuntansi